Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Satpol PP Kabupaten Pasuruan Turunkan Ratusan Banner Liar Ditancapkan di Pepohonan

Gambar berita
31 Januari 2022 (09:29)
Pelayanan Publik
3286x Dilihat
0 Komentar
admin

Keberadaan banner maupun spanduk insidentil yang tak berijin, masih banyak ditemukan di jalan-jalan utama di Kabupaten Pasuruan. 

Untuk itu, Satpol PP Kabupaten Pasuruan tak lelah untuk membersihkan banner tersebut, minimal seminggu sekali.

Dari pantauan di lapangan, sejumlah petugas Satpol PP Kabupaten Pasuruan tengah menurunkan banner liar di sekitaran Jl dr Soetomo Bangil. Dengan membawa beberapa peralatan seperti linggis, gunting, dan lainnya, mereka mencopot satu per satu banner yang merusak pemandangan mata itu.

Kasatpol PP Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana mengatakan, jumlah banner/spanduk insidentil yang tak berijin cukup banyak. Dalam satu minggu saja, jumlahnya bisa mencapai ratusan. Oleh karenanya, lantaran tak ada ijin, maka seluruh banner tersebut langsung diturunkan.

"Banner tersebut memang asal dipasang saja. Tapi tidak ada ijinnya, sehingga liar dan langsung kami turunkan," kata Bakti di sela-sela kesibukannya, Senin (31/01/2022) pagi.

Selama ini, masih banyaknya banner maupun spanduk yang asal dipasang saja, disebabkan oleh acuhnya pemilik banner pada aturan. Padahal, Bakti menegaskan bahwa untuk banner insidentil (bukan reklame dll), cukup dilaporkan pada Camat, sehingga nanti akan diarahkan pada lokasi yang tepat untuk pemasangannya.

"Kalau reklame ke Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu. Tapi kalau hanya banner kecil yang sifatnya insidentil, langsung ke Camat. Nanti akan diarahkan untuk dipasang di mananya," tegasnya.

Dijelaskan Bakti, penertiban banner liar yang dilakukan para pasukan penegak peraturan daerah adalah bagian dari tindaklanjut Perda Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum. Selain melanggar aturan, pemasangan banner maupun spanduk promosi tersebut juga merusak estetika kota.

"Selain tidak berizin, cara memasangnya juga ngawur. Yakni, ditancapkan secara brutal dengan paku-paku di pohon-pohon pinggir jalan.Padahal pohon juga sama makhluk hidupnya," terangnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kisah Hari Apriyanto Tekuni Budidaya Burung Perkutut Jawara

Siapa di sini yang suka mengoleksi burung perkutut? Burung dengan ciri khas suar...

Article Image
Cerita Tri Mulyo. 30 Tahun Bertahan Hasilkan Sepatu dan Sandal Tak Kalah dengan Produk Luar Negeri

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil.3 kata ini menggambar...

Article Image
Olimpiade MI Pertama di Kabupaten Pasuruan. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tahun Depan Acaranya Harus Lebih Sukses

Untuk pertama kalinya, ada Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan.O...

Article Image
Wabup Gus Shobih Buka Liga Sepak Bola Piala Bupati Pasuruan Antar Pelajar SMP Sederajat

Momen Piala Dunia 2026 sepertinya memotivasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Digembleng Militer

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Ne...