Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ribuan Nelayan di Kabupaten Pasuruan Telah Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Gambar berita
23 April 2025 (13:11)
Pelayanan Publik
1440x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mendaftarkan ribuan nelayan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Langkah ini dilakukan dalam rangka memberikan perlindungan bagi nelayan kecil saat mengalami kecelakaan kerja maupun kematian akibat kecelakaan saat melaut.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, Alfi Khasanah menjelaskan, untuk tahun ini total ada 1800 nelayan kecil yang didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Mereka berasal dari 

5 kecamatan pesisir, yakni Lekok, Kraton,  Nguling, Bangil dan Rejoso serta 1 Kecamatan Perairan Umum Darat (PUD) yaitu Grati.

Tak hanya didaftarkan, seluruh iuran jaminan sosial alias premi yang dibiayarkan di setiap bulannya, juga ditanggung oleh Dinas Perikanan selama satu tahun. 

"Preminya sebesar Rp 16.800 per bulan dan kami tanggung selama satu tahun. Setelah itu ditanggung oleh para nelayan," jelasnya. 

Apabila dikalkulasikan, jumlah nelayan Kabupaten Pasuruan yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagekerjaan sebanyak 4300 orang. Kata Alfi, jumlah tersebut hampir mencapai 50 persen dari jumlah nelayan di Kabupaten Pasuruan. Yakni 8543 orang.

"Mudah-mudahan tak sampai 4-5 tahun lagi, semua nelayan di Kabupaten Pasuruan sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," terangnya. 

Sementara itu, Wakil Bupati Shobih Asrori menegaskan rata-rata nelayan di Kabupaten Pasuruan mayoritas adalah nelayan kecil dengan menggunakan perahu berbobot 2-3 gross tonage (GT) dan mesin 10-24 PK. 

Dengan didaftarkannya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, para nelayan bisa bekerja tenang tanpa was-was. Sebab kini memiliki jaminan sosial yang nantinya akan bermanfaat ketika dibutuhkan.

"Tidak ada yang menginginkan kecelakaan kerja atau meninggal dunia saat melaut. Namun ketika itu terjadi, ada santunan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian yang akan diterima," ucapnya. 

Lebih lanjut Gus Shobih - sapaan akrab Wabup Pasuruan ini menegaskan Pemkab Pasuruan pada tahun ini juga telah menyiapkan anggaran dari DBHCHT untuk warga kurang mampu di Kabupaten Pasuruan, salah satunya nelayan.

"Tahun ini kami juga mengalokasikan anggaran untuk membantu masyarakat miskin, nelayan jadi salah satunya. Apalagi pekerjaan mereka ini sangat beresiko, pasti menjadi prioritas," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Mas Rusdi Berangkatkan Ribuan Peserta Gowes Kemerdekaan RI KE 81

Ribuan peserta mengikuti Gowes Kemerdekaan, Minggu (30/8/2026) pagi.Event olahra...

Article Image
Muhammad Hidayat Terpilih sebagai Ketua PWI Pasuruan Raya Periode 2026-2029. Bupati Mas Rusdi : Selamat. Terus Jaga Marwah Jurnalis

Jurnalis dari media Memorandum, Muhammad Hidayat resmi terpilih sebagai Ketua Pe...

Article Image
Kabupaten Pasuruan Jadi Tuan Rumah Kejurnas Bhayangkara Sprint Rally 2026

Kabupaten Pasuruan menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bhayangkara...

Article Image
Penerimaan PAD Kabupaten Pasuruan dari Layanan Pengelolaan Sampah Tembus Rp 1 Milyar

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pelayanan pengelolaan sampah...

Article Image
Dongkrak Promosi Pariwisata Daerah. Pemkab Pasuruan Bekali Mediagram dan Influencer dengan Green Card

Banyak cara yang bisa dilakukan Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk mempromosika...