Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Renovasi SR di Kabupaten Pasuruan Capai 50 Persen

Gambar berita
20 Juni 2025 (11:40)
Pemerintahan
1266x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Renovasi bangunan eks Komplek Perkantoran Pemkab Pasuruan yang akan dijadikan sekolah rakyat, sudah mencapai 50 persen. 

Hal tersebut seperti yang disampaikan Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, Pantja Wisnoe Ismojo di sela-sela meninjau SR, Jumat (20/6/2025) pagi. 

Menurutnya, seluruh ruangan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) alias kelas siswa maupun ruang asrama sudah selesai direnov. Termasuk di dalamnya ruangan para pengasuh, tempat cuci pakaian di lantai dua, toilet dan tempat makan siswa, juga sudah. 

"Alhamdulillah kalau diprosentase ya 50 persen. Ruang kelas sudah selesai direnov. Ruang pengasuh, toilet, tempat cuci pakaian  sampai kantin siswa juga sudah selesai," katanya. 

Dijelaskan Pantja, renovasi SR juga dipantau oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang datang ke Pasuruan selama beberapa hari lalu. Tujuannya tak lain untuk memastikan kesiapan dan sampai sejauh mana program renovasi yang dilakukan.

"Kunjungan BPK ini tiada yang lain ya untuk melihat kesiapan sampai dimana renovasi di sekolah rakyat ini. Dan kami bersyukur karena sebentar lagi sudah selesai," imbuhnya. 

Meski ruang kelas siswa dan pengasuh sudah selesai direnovasi, namun untuk pengadaan mebeleur masih belum dilakukan. Kata Pantja, pengadaan mebeuler bukan menjadi ranah Pemerintah Daerah, sebab sudah langsung dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat. 

"Semua anggaran perbaikan dari Pemerintah Pusat. Kami hanya menyediakan lahan dan bangunannya," singkatnya. 

Diketahui, SR di Kabupaten Pasuruan ini akan membuka tiga kelas dengan masing-masing rombongan belajar berisi 25 siswa. Dengan begitu, total kapasitas awal yang disiapkan mencapai 75 siswa untuk tahap pertama.

Verifikasi terhadap calon peserta didik juga selesai dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan. Proses ini melibatkan para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di lapangan.

Data yang digunakan merujuk pada desil 1 dan 2 dari Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Total ada 150 calon siswa yang diverifikasi dari dua jenjang pendidikan.

“Dalam pendataan, Dinsos juga menyiapkan kuota cadangan. Ini dilakukan untuk antisipasi apabila ada siswa yang mengundurkan diri,” tambah Pantja. (emil) 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum TJSL serta 4 Forum Lainnya. Bupati Rusdi : Ayo Bikin Program Yang Strategis dan Berdampak Luas untuk Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum Tanggung Jawa...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP di Kabupaten Pasuruan, Selesai Didiklat

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten P...

Article Image
Koperasi Susu di Jatim Siap Jadi Pemasok Utama Susu Pasteurisasi Program MBG

Koperasi susu di Jawa Timur siap menjadi pemasok utama susu pasteurisasi untuk m...

Article Image
Ratusan Siswa SRT 1 Kabupaten Pasuruan Ikuti MPLS. Mas Rusdi : Tekun Belajar. Hormati Guru dan Jangan Lupa Berdoa dan Beribadah

Sekolah Baru, Harapan Baru.Mungkin ini yang nampak dan terlihat jelas dari raut...

Article Image
Bupati Rusdi Sutejo Buka Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pasuruan

Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pasuruan menggelar acara Open Hous...