Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Reduksi Stunting, Wakil Bupati Kembali Sosialisasikan Gerakan KASIH BERSANDING MESRA

Gambar berita
16 September 2022 (22:49)
Pelayanan Publik
2892x Dilihat
0 Komentar
admin

Wakil Bupati Mujib Imron menyatakan, gerakan KASIH BERSANDING MESRA (Keluarga Bersih Bersama Sadari Stunting Menuju Keluarga Sejahtera) adalah upaya Pemerintah Daerah untuk mencegah stunting. Hal itu sejalan dengan upaya percepatan penurunan stunting yang saat ini menjadi skala prioritas Pemerintah Pusat.

Pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting yang diketuai oleh Gus Mujib sapaan akrab Wakil Bupati, diantara upaya yang dimaksimalkan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Melakukan pengawalan terhadap pencegahan stunting secara intens hingga tren kasusnya terus menurun. Utamanya dengan mengedukasi para ibu yang baru saja melahirkan bayinya agar benar-benar memperhatikan kesehatan buah hatinya di masa 1.000 HPK (Hari Pertama Kehidupan).

"Mari kita kawal anak kita apabila sudah nikah, setiap bulan ibu hamil harus diperiksa dan diperhatikan gizinya setiap hari. Kalau ada apa-apa nanti bisa dideteksi dini. Terkait apa yang harus dilakukan bagi warga sebelum menikah, setidaknya ada kordinasi dengan KUA dan  Pemerintah Desa", pesan Wakil Bupati.

Dalam agenda EMODEMO (Emotional Demonstration) Pada 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) Untuk Mencegah Stunting yang digelar di Balai Desa Sumberpitu, Kecamatan Tutur pada hari Jumat (16/9/2022), Gus Mujib menitipkan beberapa pesannya kepada Kepala Desa. Khususnya dalam menyiapkan anggaran dana untuk percepatan penurunan stunting. Sekaligus memperhatikan ksejahteraan kader-kader Kesehatan Desa.

“Tim yang bertugas dalam penurunan stunting di Desa diketuai oleh Kepala Desa, dibantu Ketua Penggerak PKK Desa serta Bidan Desa dan Kader Kesehatan Desa. Peran Bidan Desa dalam mengawal ibu hamil sangat diperlukan untuk mencegah stunting,” ujarnya.

Ditambahkan Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Yasini tersebut, satu tim Kader Kesehatan Desa Sumberwuluh terdapat 25 orang yang nantinya disebar di setiap Posyandu. Harapannya, seluruh Kader Kesehatan Desa dapat bersinergi dengan seluruh elemen Pemerintah Desa.

"Tolong Kader Kesehatan Desa untuk bersinergi antara PKK, Bidan Desa serta organisasi kemasyarakatan untuk ikut sosialisasi. Kepala Desa dan juga Forkopimcam bisa ikut membantu sosialisasi penurunan stunting,” tuturnya dengan bersemangat. (Iguh+Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kisah Hari Apriyanto Tekuni Budidaya Burung Perkutut Jawara

Siapa di sini yang suka mengoleksi burung perkutut? Burung dengan ciri khas suar...

Article Image
Cerita Tri Mulyo. 30 Tahun Bertahan Hasilkan Sepatu dan Sandal Tak Kalah dengan Produk Luar Negeri

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil.3 kata ini menggambar...

Article Image
Olimpiade MI Pertama di Kabupaten Pasuruan. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tahun Depan Acaranya Harus Lebih Sukses

Untuk pertama kalinya, ada Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan.O...

Article Image
Wabup Gus Shobih Buka Liga Sepak Bola Piala Bupati Pasuruan Antar Pelajar SMP Sederajat

Momen Piala Dunia 2026 sepertinya memotivasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Digembleng Militer

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Ne...