Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Reduksi Stunting, Wakil Bupati Kembali Sosialisasikan Gerakan KASIH BERSANDING MESRA

Gambar berita
16 September 2022 (22:49)
Pelayanan Publik
2953x Dilihat
0 Komentar
admin

Wakil Bupati Mujib Imron menyatakan, gerakan KASIH BERSANDING MESRA (Keluarga Bersih Bersama Sadari Stunting Menuju Keluarga Sejahtera) adalah upaya Pemerintah Daerah untuk mencegah stunting. Hal itu sejalan dengan upaya percepatan penurunan stunting yang saat ini menjadi skala prioritas Pemerintah Pusat.

Pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting yang diketuai oleh Gus Mujib sapaan akrab Wakil Bupati, diantara upaya yang dimaksimalkan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Melakukan pengawalan terhadap pencegahan stunting secara intens hingga tren kasusnya terus menurun. Utamanya dengan mengedukasi para ibu yang baru saja melahirkan bayinya agar benar-benar memperhatikan kesehatan buah hatinya di masa 1.000 HPK (Hari Pertama Kehidupan).

"Mari kita kawal anak kita apabila sudah nikah, setiap bulan ibu hamil harus diperiksa dan diperhatikan gizinya setiap hari. Kalau ada apa-apa nanti bisa dideteksi dini. Terkait apa yang harus dilakukan bagi warga sebelum menikah, setidaknya ada kordinasi dengan KUA dan  Pemerintah Desa", pesan Wakil Bupati.

Dalam agenda EMODEMO (Emotional Demonstration) Pada 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) Untuk Mencegah Stunting yang digelar di Balai Desa Sumberpitu, Kecamatan Tutur pada hari Jumat (16/9/2022), Gus Mujib menitipkan beberapa pesannya kepada Kepala Desa. Khususnya dalam menyiapkan anggaran dana untuk percepatan penurunan stunting. Sekaligus memperhatikan ksejahteraan kader-kader Kesehatan Desa.

“Tim yang bertugas dalam penurunan stunting di Desa diketuai oleh Kepala Desa, dibantu Ketua Penggerak PKK Desa serta Bidan Desa dan Kader Kesehatan Desa. Peran Bidan Desa dalam mengawal ibu hamil sangat diperlukan untuk mencegah stunting,” ujarnya.

Ditambahkan Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Yasini tersebut, satu tim Kader Kesehatan Desa Sumberwuluh terdapat 25 orang yang nantinya disebar di setiap Posyandu. Harapannya, seluruh Kader Kesehatan Desa dapat bersinergi dengan seluruh elemen Pemerintah Desa.

"Tolong Kader Kesehatan Desa untuk bersinergi antara PKK, Bidan Desa serta organisasi kemasyarakatan untuk ikut sosialisasi. Kepala Desa dan juga Forkopimcam bisa ikut membantu sosialisasi penurunan stunting,” tuturnya dengan bersemangat. (Iguh+Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW. Hadirkan Arumi Bachsin, Ning Nawal dan Gus Azmi

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad S...

Article Image
3 Hari Berturut-Turut, Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah

Dalam rangka membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjang...

Article Image
Bupati Mas Rusdi Buka Pameran dan Kontes Bonsai Nasional 2026

Ratusan bonsai unik dan menarik meriahkan Pameran dan Kontes Bonsai Nasional PPB...

Article Image
Kunjungi Wilayah Terdampak Kekeringan bersama Mas Rusdi. Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Salat Istiqa'

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Pasuruan, Rusdi Sut...

Article Image
3000 Runners dari 26 Negara Ramaikan Bromo Marathon 2026

Untuk yang ketiga belas kalinya, event lari bertaraf internasional, Bromo Marath...