Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Realisasi Penerimaan Cukai di Pasuruan Capai Rp 31 Trilyun

Gambar berita
03 November 2020 (18:15)
Pelayanan Publik
3149x Dilihat
0 Komentar
admin

Realisasi penerimaan cukai di Pasuruan hingga triwulan ketiga tahun ini mencapai 31,442 Triliun. Jumlah ini mencapai 60,95 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 51,587 Triliun.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) A Pasuruan, Hannan Budiharto mengatakan, capaian penerimaan cukai hingga mencapai 60,95% dari target sudah cukup bagus. Hal itu disebabkan adanya Pandemi Covid-19 yang membuat produktifitas industri rokok sempat menurun hingga 20% dari capaian biasanya.

"Realiasi sementara sampai triwulan ketiga ini sudah cukup bagus. Kendati secara persentase masih 60 persen, namun kita tetap optimis target bisa terlampaui," kata Hannan saat ditemui di kantornya, Selasa (03/11/2020) siang.

Dijelaskannya, di tengah pandemi covid-19, kegiatan produksi rokok memang terimbas. Selain ada yang menurunkan jumlah produksi, ada juga beberapa pabrik rokok yang sempat lockdown lantaran terdapat karyawan yang terimbas covid-19.

Selain itu, tingkat konsumsi masyarakat untuk membeli rokok juga menurun karena berkurangnya penghasilan. Sehingga berimbas pada pembelian rokok itu sendiri.

“Termasuk konsumsi masyarakat untuk membeli rokok juga terimbas, salah satunya karena berkurangnya penghasilan sehingga pembelian rokok juga menurun,” ujarnya.

Meski masih mencapai 60,95%, Hannan menegaskan bahwa dengan sisa waktu dua bulan ke depan, Kantor Bea Cukai Pasuruan tetap optimis target sebesar Rp 51,5 Triliun bisa tercapai. Ini lantaran perusahaan rokok akan menggenjot produksi rokok di akhir tahun dan dipastikan juga meningkatkan penerimaan cukai sampai akhir tahun nanti. 

“Secara persentase memang masih 60 persen, namun trennya penerimaan cukai akan terdongkrak di bulan- bulan akhir tahun mulai Oktober sampai Desember mendatang,” terangnya.

Lebih lanjut pria penghobi olahraga gowes (bersepeda) ini menegaskan bahwa untuk target cukai di tahun 2020 ini sempat ada penurunan. Dari yang awal tahun lalu ditetapkan sebesar Rp 55,482 Triliun menjadi Rp 51,617 Triliun. Hal ini lantaran imbas pandemi covid-19 yang diduga membuat daya beli masyarakat untuk membeli rokok juga menurun.

"Kementrian Keuangan juga memberikan kebijakan untuk target yang bisa diturunkan akibat Pandemi Covid-19. Penarikan cukai juga ada relaksasi yang awalnya sebulan kini bisa dibayarkan 3 bulan," tutup Hannan kepada Suara Pasuruan. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan Dorong UMKM Merambah Online, Gus Shobih Buka Pelatihan Digital Marketing 2026

Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Asrori, secara resmi membuka pelatihan Digital...

Article Image
Buka Pelatihan Digital Marketing. Wabup Gus Shobih : Ini Bukti Pemerintah Menaik Kelaskan UMKM

Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pa...

Article Image
Hadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026 di Madiun, Wabup Shobih Tinjau Stand Petani Kopi dari Purwodadi

Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 resmi dibuka pada Sabtu (13/6/2026) so...

Article Image
Bupati Mas Rusdi Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Siap-siap, Sensus Ekonomi 2026 akan segera dimulai.Di Kabupaten Pasuruan, dimula...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Tasyakuran dan Soft Opening Command Center Terintegrasi

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasuruan memulai operasi...