Dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pasuruan dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar dan Penjelasan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) TAHUN Anggaran 2025, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menyampaikan beberapa hal penting. Fokusnya lebih kepada komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk memprioritaskan perbaikan internal. Tentunya diimbangi dengan perbaikan infrastruktur dan pembangunan.
Ditemui
seusai kegiatan berakhir, Kepala Daerah menekankan bahwa ada banyak program
kegiatan dan kebijakan strategis yang perlu dilakukan untuk memajukan Kabupaten
Pasuruan. Diantaranya, target kenaikan pajak atau retribusi.
“Perbaikan-perbaikan
internal akan kita lakukan. Baik dari pajak atau retribusi akan kita targetkan
naik,” katanya pada hari Kamis (5/6/2025) sore.
Ia menambahkan, program prioritas tahun ini yang dapat dilakukan adalah perbaikan infrastruktur. Mulai dari perbaikan jalan hingga peningkatan kualitas pendidikan. Sedangkan untuk program pembangunan akan mulai dilaksanakan tahun 2026. Hal itu dikarenakan pentingnya perencanaan yang harus dilakukan dengan matang.
“Yang
menjadi prioritas adalah infrastruktur dan pembangunan akan kita targetkan
mulai dari 2026 karena akan perencanaan dulu,” terangnya.
Ditambahkannya,
pendapatan daerah pada perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025 direncanakan
sebesar Rp 4 Trilyun 56 Milyar 690 Juta 278 Ribu 420 Rupiah. Jika dibandingkan
dengan target pendapatan pada KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp 3 Trilyun
818 Milyar 224 Juta 787 Ribu 477 Rupiah. Atau naik sebesar Rp 238 Milyar 465
Juta 490 Ribu 943 Rupiah.
“Proyeksi
PAD lebih rinci terdiri dari Pajak Daerah sebesar Rp 672 Milyar 910 Juta 538
Ribu 121 Rupiah dan Retribusi Daerah sebesar Rp 385 Milyar 58 Juta 41 Ribu 520
Rupiah. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp 5 Milyar 50
Juta Rupiah. Sedangkan lain-lain PAD yang sah sebesar Rp 107 Milyar 894 Juta 797
Ribu 763 Rupiah,” imbuhnya. (Iguh+Eka Maria)
Komentar