Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Program MBG Mulai Diterapkan di Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
18 Februari 2025 (07:33)
Kesehatan
4956x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya sampai di Kabupaten Pasuruan.

Program ini resmi dimulai sejak Senin (17/2/ 2025) kemarin, dimana untuk pelaksanaan MBG ini dipusatkan di dapur yang telah ditunjuk oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Lokasinya berada di Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan.

Sedangkan sasaran MBG di Kabupaten Pasuruan kali ini adalah 3.022 siswa, mulai dari tingkat TK hingga SMA di wilayah Kecamatan Pandaan.

Salah satu sekolah penerima manfaat program MBG yakni SMAN 1 Pandaan. Di sekolah ini tercatat ada 1307 pelajar yang mendapatkan MBG dengan menu berganti-ganti di setiap harinya.

Kepala SMAN 1 Pandaan, Teguh Hariawan melalui Waka Kesiswaan, Imad mengatakan, untuk hari pertama, menu makanan yang diberikan kepada siswa meliputi nasi, ayam goreng tepung (Kentucky), tempe goreng, tumis sawi putih wortel dan semangka potong.

Sedangkan di hari kedua, menu nasinya terdiri dari nasi, ayam saus asam manis, tahu goreng, tumis bayam jagung dan semangka potong.

Bagaimana respon siswa saat menyantap menu MBG? Imad menegaskan seluruh siswa menerima dengan baik. Dalam artian menyukai menu masakan yang mereka konsumsi.

"Kalau secara garis besar semua siswa menerima dengan baik dan menyatakan kalau masakannya enak. Baik menu di hari pertama maupun di hari kedua," ungkapnya.

Saat ditanya sampai kapan MBG berlaku untuk sekolah mereka? Imad mengaku mendapatkan informasi sementara bahwa program ini diberikan sampai tanggal 26 pebruari mendatang. Sedangkan kelanjutannya, pihaknya belum mendapatkan informasi lagi.

"Kalau info awal yang kami terima, program MBG ini diberikan sampai tanggal 26 Pebruari. Mudah-mudahan ada kelanjutannya," singkatnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Aisyah menjelaskan, menu yang disajikan pada hari pertama ini telah memenuhi standar gizi yang telah ditentukan.  

Meski begitu, Aisyah menyampaikan pihaknya akan terus memantau dan menampung keluhan dari para penerima manfaat.  

Hal ini bertujuan untuk mendapatkan masukan yang dapat digunakan untuk melakukan perubahan menu, namun tetap harus sesuai dengan standar gizi yang telah ditetapkan.

"Kita akan mengawasi terus apa yang diberikan kepada siswa-siswi. Apabila ada saran akan menjadi masukan agar penerima manfaat tetap bisa menerima," tegasnya. (emil)





Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...