Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Produksi Krisan di Kecamatan Tutur Tetap Stabil Penuhi Pasar Nasional

Gambar berita
22 Januari 2026 (16:11)
Agrowisata
946x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Di dunia ini, yang namanya bunga sangat beragam. 

Tapi tahukah anda, ada satu bunga yang populer dengan istilah Bunga Seruni, Dibudidayakan pertama kali di Jepang dan mendapat sebutan Queen of the East. 

Dia adalah bunga krisan. Bunga ini menjadi kebanggaan masyarakat di Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Saking cintanya sampai-sampai ada Kampung Bunga Krisan di Dusun Kadipaten, Desa Tutur.

Sudartono, salah seorang petani krisan setempat mengaku memiliki 1 hektar lebih lahan yang ditanami sekitar 700 ribu batang tanaman krisan. 

Seluruh tanaman tersebut bermacam-macam varietas dan warna yang sangat cantik, serta dipanen setiap hari.

"Selalu memanen setiap hari. Sesuai slogan kami tiada hari tanpa bunga merekah," kata Sudartono di sela-sela memanen bunga krisan di kebun miliknya, Kamis (22/1/2026).

Diakuinya, produksi bunga krisan di Tutur terus stabil. Dalam artian permintaan pasar terus ada, baik dari lokal maupun sampai ke berbagai daerah di tanah air.

"Kita kirimnya ke Malang, Batu. Surabaya, Jakarta sampai Bali," imbuhnya. 

Di kebun miliknya, Sudartono menjelaskan ada 30 varietas bunga krisan yang ditanam. Alasannya tak lain untuk menyesuaikan permintaan pasar yang beragam.

Soal harga, ia menjualnya dalam bentuk ikat, di mana per satu ikat bunga dijual dengan harga Rp 16 ribu dan dalam sehari bisa menjual antara 500 sampai 1000 ikat. 

"Saya jualnya semua per ikat dengan harga Rp 16 ribu untuk semua jenis krisan yang saya tanam," singkatnya.

Untuk dapat menghasilkan bunga krisan yang indah, ada banyak hal yang harus diperhatikan. Kata Sudartono, mulai dari media tanam, pemupukan hingga pengaturan jarak tanaman menjadi faktor penting yang wajib jadi perhatian. 

"Satu lagi, merawatnya pun harus dengan kelembutan karena ini bunga dan warnanya cantik-cantik," terangnya. 

Lebih lanjut pria yang juga menjadi Ketua Kelompok Tani Sido Rejo IV Dusun Kadipaten, Desa Tutur ini memiliki 15 karyawan yang membantu mulai dari pemilihan media tanam sampai pemasaran.

"Total ada 15 karyawan yang membantu kami. Dan alhamdulillah semuanya melaksanakannya dengan sangat baik," imbuhnya. (emil)







Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Persekabpas Launching Jersey Official Liga 3 Nusantara 2026/2027

Ribuan sakeramania menyaksikan launching persekabpas fast Menuju Liga 3 Nusantar...

Article Image
Meriahkan Hari Santri Nasional 2026. Pemkab Pasuruan dan PCNU Gelar Turnamen Futsal Sarungan Bupati Cup 2026

Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Nahdhatul Ulama kembali menggelar Turnamen...

Article Image
Petakan Kebutuhan Industri dengan Skill Pencaker, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Training Needs Analysis

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan menggelar Training Needs Analysis (TNA)...

Article Image
Khidmat pada Ulama dan Santri. Pemkab Pasuruan dan PCNU Gelar Medical Check Up Gratis

Sejumlah kiyai hingga para santri di Kabupaten Pasuruan mengikuti Medical Check...

Article Image
Pimpin Apel Santri Nasional 2026, Gus Shobih: Santri Jangan Ada Rasa Minder

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Apel Hari Santri Nasional (HSN) tahun 20...