Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Produksi Krisan di Kecamatan Tutur Tetap Stabil Penuhi Pasar Nasional

Gambar berita
22 Januari 2026 (16:11)
Agrowisata
834x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Di dunia ini, yang namanya bunga sangat beragam. 

Tapi tahukah anda, ada satu bunga yang populer dengan istilah Bunga Seruni, Dibudidayakan pertama kali di Jepang dan mendapat sebutan Queen of the East. 

Dia adalah bunga krisan. Bunga ini menjadi kebanggaan masyarakat di Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Saking cintanya sampai-sampai ada Kampung Bunga Krisan di Dusun Kadipaten, Desa Tutur.

Sudartono, salah seorang petani krisan setempat mengaku memiliki 1 hektar lebih lahan yang ditanami sekitar 700 ribu batang tanaman krisan. 

Seluruh tanaman tersebut bermacam-macam varietas dan warna yang sangat cantik, serta dipanen setiap hari.

"Selalu memanen setiap hari. Sesuai slogan kami tiada hari tanpa bunga merekah," kata Sudartono di sela-sela memanen bunga krisan di kebun miliknya, Kamis (22/1/2026).

Diakuinya, produksi bunga krisan di Tutur terus stabil. Dalam artian permintaan pasar terus ada, baik dari lokal maupun sampai ke berbagai daerah di tanah air.

"Kita kirimnya ke Malang, Batu. Surabaya, Jakarta sampai Bali," imbuhnya. 

Di kebun miliknya, Sudartono menjelaskan ada 30 varietas bunga krisan yang ditanam. Alasannya tak lain untuk menyesuaikan permintaan pasar yang beragam.

Soal harga, ia menjualnya dalam bentuk ikat, di mana per satu ikat bunga dijual dengan harga Rp 16 ribu dan dalam sehari bisa menjual antara 500 sampai 1000 ikat. 

"Saya jualnya semua per ikat dengan harga Rp 16 ribu untuk semua jenis krisan yang saya tanam," singkatnya.

Untuk dapat menghasilkan bunga krisan yang indah, ada banyak hal yang harus diperhatikan. Kata Sudartono, mulai dari media tanam, pemupukan hingga pengaturan jarak tanaman menjadi faktor penting yang wajib jadi perhatian. 

"Satu lagi, merawatnya pun harus dengan kelembutan karena ini bunga dan warnanya cantik-cantik," terangnya. 

Lebih lanjut pria yang juga menjadi Ketua Kelompok Tani Sido Rejo IV Dusun Kadipaten, Desa Tutur ini memiliki 15 karyawan yang membantu mulai dari pemilihan media tanam sampai pemasaran.

"Total ada 15 karyawan yang membantu kami. Dan alhamdulillah semuanya melaksanakannya dengan sangat baik," imbuhnya. (emil)







Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kabupaten Pasuruan Dikunjungi Peserta SSDN P4N Angkatan LXX Lemhanas RI

Kabupaten Pasuruan kedatangan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Progra...

Article Image
Ribuan ASN Pemkab Pasuruan Ikuti Health Walk 2026

Ribuan pegawai Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengikuti Health Walk alias Jalan S...

Article Image
Pertama Kali di Kabupaten Pasuruan. Mas Rusdi Tegaskan Career Day Terbukti Buka Akses Magang, Pelatihan dan Pekerjaan

Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Ketenagakerja...

Article Image
Suka Duka Petugas Dispenduk Capil Kabupaten Pasuruan saat Rekam e-KTP ke Rumah-rumah Warga

Para petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) Kabupaten Pa...

Article Image
PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW. Hadirkan Arumi Bachsin, Ning Nawal dan Gus Azmi

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad S...