Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Produksi Garam di Kabupaten Pasuruan, Mulai Dilakukan

Gambar berita
13 Agustus 2025 (11:22)
Ekonomi
1346x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Produksi garam di Kabupaten Pasuruan, mulai dilakukan. 

Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, Soegeng Soebijanto mengatakan produksi garam diawali persiapan lahan dan meja garam yang sudah selesai dilaksanakan pada bulan juli kemarin. 

Untuk bulan agustus ini, para petambak garam baru mempersiapkan air tua yang merupakan lapisan air paling atas yang dipergunakan sebagai bahan baku garam.

"Sebenarnya di bulan juni-juli harusnya sudah menghasilkan garam, tapi karena cuacanya tidak mendukung sehingga di bulan juli baru tahap persiapan lahan dan meja garam. Dan untuk bulan agustus ini mulai mempersiapkan air tua untuk digunakan sebagai bahan baku garam," kata Soegeng saat ditemui di ruangannya, Rabu (13/8/2025).

Hanya saja, meski produksi telah dimulai, namun Pemerintah Daerah menurut Soegeng tidak memasang target di setiap tahunnya. Sebab produksi garam sangat ditentukan oleh faktor cuaca.

"Sehingga untuk target yang ditetapkan tidak ada, karena tahun ini Indonesia mengalami kemarau basah yang cukup panjang, termasuk di Kabupaten Pasuruan," imbuhnya. 

Saat ditanya perihal hasil produksi garam dalam dua tahun terakhir, Soegeng menjelaskan panennya mengalami penurunan. Sebut saja di tahun 2023, total produksi garam selama setahun mencapai 16.709,39 ton. Akan tetapi di tahun 2024 malah turun menjadi 15.225,39 ton.

Meski begitu, Soegeng optimis sisa beberapa bulan sebelum datang musim penghujan, produksi garam di 4 wilayah Kecamatan seperti Bangil, Kraton, Rejoso dan Lekok akan maksimal.

"Kita harapkan di sisa bulan, hasil produksi garam bisa meningkat di 224 hektar tambak garam yang ada di 4 kecamatan potensial," ucapnya.

Sementara itu, untuk memaksimalkan produksi garam di Kabupaten Pasuruan, tahun ini Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur memberikan bantuan geo membran kepada Kelompok tani tambak "Sari Laut" di Desa Raci, Kecamatan Bangil.

Menurut Soegeng, bantuan tersebut telah disalurkan pada bulan juli lalu sehingga kelompok tani tambak bisa mempersiapkan produksi garam, lebih awal.

Dengan menggunakan geo membran, kualitas produksi garam yang dihasilkan sudah meningkat atau kualitasnya jauh lebih baik bila dibanding dengan produksi garam tradisional.

"Kalau pakai geo membran, kualitas garam yang dihasilkan lebih bagus dan harga jualnya lebih tinggi antara Rp 1500-Rp 2000 per kilogramya," terangnya. (emil)




Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Layanan Panggilan Kedaruratan Command Center 112, Komitmen Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan Maksimalkan Layanan Publik

Memaksimalkan tugas pokok dan fungsi perannya di bidang komunikasi dan informat...

Article Image
RSUD Grati Gelar Baksos Skrining Kanker Payudara dengan Teknologi ABUS

Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) Grati melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) deteksi...

Article Image
Ketua dan Pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Pasuruan Masa Khidmat 2026-2031, Dilantik

Ketua Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD...

Article Image
Kabupaten Pasuruan Dikunjungi Peserta SSDN P4N Angkatan LXX Lemhanas RI

Kabupaten Pasuruan kedatangan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Progra...

Article Image
Ribuan ASN Pemkab Pasuruan Ikuti Health Walk 2026

Ribuan pegawai Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengikuti Health Walk alias Jalan S...