Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

PKK Kabupaten Pasuruan Jaga Tradisi "Cowekan" Saat Maulid Nabi

Gambar berita
10 September 2024 (10:50)
Pemerintahan
1793x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Di Indonesia, tradisi cowekan (menggunakan cobek sebagai wadah kue, nasi maupun buah-buahan) saat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,  sudah tergantikan dengan wadah yang terbuat dari plastik maupun stainless steel.

Namun apa yang dilakukan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan justru sebaliknya.

Ratusan cowek alias cobek sengaja dihadirkan sebagai wadah berbagai makanan khas Maulid Nabi seperti nasi kuning, buah-buahan, kue tradisional, dan lain-lain.

Cobek-cobek tersebut diberikan sebagai buah tangan alias oleh-oleh bagi 350 lebih para ibu yang menghadiri Pengajian dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Graha Maslahat, Selasa (10/9/2024) siang.

Hasilnya, cobek-cobek tersebut sangat disukai oleh para undangan. Mulai dari para pengurus dan anggota PKK Kabupaten Pasuruan, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Perwosi (Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia) hingga para Kepala OPD perempuan dan istri anggota Forpimda.

"Cobeknya besar dan bagus sekali. Lumayan kalau pengen rujakan atau bikin sambel dengan porsi banyak, bisa dipakai," ungkap Anita, salah satu peserta pengajian.

Pj Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Luhur Ngudi Setyaningrum mengungkapkan, tradisi cowekan punya filosofi yang mendalam.

"Cowek itu kan dari tanah, unsur dasar kehidupan itu tanah, yang kemudian dibakar dan dikeraskan menjadi alat serbaguna. Itu gambaran bahwa manusia itu ditempa dengan ujian atau masalah, sehingga bisa menjadi manusia yang berkembang dan bermanfaat," jelasnya.

Lebih lanjut istri Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto itu menyebut, dengan memborong ratusan cobek, sama halnya dengan memberdayakan UKM maupun warga yang mempunyai usaha pembuatan gerabah.

"Semua oleh-oleh berasal dari kearifan lokal sekitar. Mulai dari cobek, buah dan sayur, lauk pauk berasal dari warga sekitar. Kita berdayakan yang terdekat daripada yang jauh-jauh," ucapnya.

Sementara itu, di akhir acara, seluruh undangan mendengarkan siraman rohani oleh Nyai Hj Imamah. Isinya seputar bagaimana meneladani Rosulullah SAW sebagai Pribadi Rohmatan Lil Alamin. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Banjir Masih Rendam 3 Kecamatan. BNPB, Pemprov Jatim dan Pemkab Pasuruan Terus Support Bantuan Warga Terdampak

Hingga hari ini, sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan, masih terendam banjir.D...

Article Image
10 Ribu Nasi Bungkus Sudah Didistribusikan ke Warga Terdampak Banjir

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)...

Article Image
Wabup Gus Shobih dan Kalaksa BPBD Jatim Sambangi Warga Terdampak Banjir di Kedungringin

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menyambangi warga terdampak banjir di Desa...

Article Image
Banjir Terjang 11 Kecamatan. Pemkab Pasuruan Bantu Evakuasi Warga, Aktifkan Shelter Bencana Sampai Distribusikan Ribuan Nasi Bungkus

Intensitas hujan yang sangat deras ditambah angin kencang selama lebih dari dua...