Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pj. Bupati Nurkholis: Reduksi Tingkat Pengangguran Terbuka, PR Disnaker Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
25 November 2024 (06:35)
Pelayanan Publik
1290x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) adalah Pekerjaan Rumah (PR) Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Oleh karenanya, kata Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Nurkholis meminta kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) beserta jajarannya untuk mencari solusi terbaik dalam mereduksinya.

Dalam Pembinaan Peningkatan Kapasitas Bagi Karyawan/Karyawati Disnaker Kabupaten Pasuruan pada hari Senin (25/11/2024) disampaikan beberapa poin penting. Fokusnya lebih kepada memformulasikan bagaimana cara mengurangi angka pengangguran. Diantaranya dapat dilakukan dengan menyelenggarakan Bursa Kerja secara berkala.

"Disnaker beban kerjanya berat. Diantaranya dalam mengurangi tingkat pengangguran terbuka. Jadi harus diantisipasi dengan Job Fair. Apalagi saya lihat di sini kan banyak perusahaan. Tapi ketika OPD mengajukan ke saya tentang Job Fair, ternyata sedikit yang ada lowongan pekerjaannya sekitar 1.900. Tidak imbang dengan jumlah total perusahaan di sini. Minimal 10 ribu lowongan pekerjaan," urainya.

Oleh karenanya, dalam pelaksanaannya dibutuhkan sinergi kolaborasi antara Disnaker dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Targetnya, memaksimalkan segala potensi dunia usaha yang tersebar di wilayah Kabupaten Pasuruan agar lebih berpartisipasi aktif dalam Job Fair.

"Makanya harus dikomunikasikan ke perusahaan-perusahaan. Ini tugas kita dan PR Disnaker nomor satu. Saya meyakini kalau Job Fair banyak, maka akan mengurangi angka pengangguran terbuka. Atau kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup atau Dinas Perijinan, dengan syarat dan ketentuan berlaku. Misalnya terkait perijinan tata ruang," jelasnya bersemangat.

Di samping itu, Pj. Bupati Nurkholis menjabarkan tugas tidak mudah Disnaker Kabupaten Pasuruan. Yaitu dalam hal penentuan besaran Upah Minimum Regional (UMR) yang biasanya dibahas di akhir tahun. Bagaimana caranya perusahaan tetap mampu memberikan upah akan tetapi tidak memberatkan perusahaan dalam memberikan upah kepada para pekerja.

"Jadi Panjenengan di sini semuanya, ASN yang luar biasa. Karena dengan jumlah yang relatif sedikit, bisa setiap tahun menangani isu-isu dan permasalahan yang menurut saya cukup ruwet. Luar biasa Disnaker ini," ucapnya didampingi oleh Kadisnaker Kabupaten Pasuruan. M. Nur Kholis. (Eka Maria) 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Desa Tambaklekok 29 Tahun Lestarikan Ski Lot Jadi Agenda Wajib di Hari Ketujuh Lebaran

Ski Lot, tradisi masyarakat Desa Tambaklekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasurua...

Article Image
Tinjau Banjir Kedungringin. Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto Acungi Jempol Pemkab Pasuruan Bangun Shelter dan Terus Penuhi Kebutuhan Kedaruratan Warga

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto berku...

Article Image
Banjir Masih Rendam 3 Kecamatan. BNPB, Pemprov Jatim dan Pemkab Pasuruan Terus Support Bantuan Warga Terdampak

Hingga hari ini, sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan, masih terendam banjir.D...

Article Image
10 Ribu Nasi Bungkus Sudah Didistribusikan ke Warga Terdampak Banjir

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)...