Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pj. Bupati Andriyanto Minta Pemandu Ekowisata dan Pemandu Outbound Optimalkan Kualitas Pelayanan Wisata Dengan Tingkatkan Keterampilan

Gambar berita
10 Juni 2024 (14:30)
Pelayanan Publik
2001x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Untuk memajukan sektor pariwisata di Kabupaten Pasuruan, baik pemandu ekowisata maupun pemandu outbound harus terus memaksimalkan kualitas pelayanannya. Kata Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto, hal itu dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki.

Disampaikan pada saat membuka Pelatihan Pemandu Ekowisata dan Pelatihan Pemandu Outbound yang digelar di Kaliandra Resort, Kecamatan Prigen, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah tersebut menekankan tentang urgensitas kegiatan pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). Selalu mengasah dan mengeksplorasi potensi diri sebagai pegiat wisata adalah keniscayaan yang sudah sepatutnya dioptimalkan.

"Melalui pelatihan ini, saya yakin para peserta bisa meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam memandu wisatawan. Dengan demikian, kita dapat memberikan pengalaman wisata yang tidak hanya memuaskan saja, tetapi juga mendidik dan berwawasan lingkungan," ujarnya pada hari Senin (10/6/2024) sore. 

Di sisi lain, Pj. Bupati Andriyanto juga berpesan kepada para pemandu outbound agar dapat membangun kerjasama tim yang solid. Sekaligus mampu memotivasi peserta kegiatan. Oleh karenanya, seluruh peserta diharapkan dapat benar-benar memanfaatkan kegiatan pelatihan untuk diaplikasikan.

"Saya berharap, Bapak Ibu yang ada di ruangan ini belajar bersama-sama. Jangan ada yang merasa lebih pintar. Jadikanlah kesempatan ini sebagai momen untuk belajar satu sama lain dan memperluas cakrawala pengetahuan kita. Mari bersama-sama kita bangun industri pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan dan menginspirasi," pintanya seraya tersenyum.

Hal itu juga yang kemudian melatarbelakangi Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pariwisata menyelenggarakan Pelatihan Pemandu Ekowisata dan Pelatihan Pemandu Outbound. Selama kegiatan berlangsung, peserta akan dibekali dengan pengetahuan tentang konservasi alam dan ekologi. Berikut, keterampilan dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan menarik kepada wisatawan.

"Saya sangat menghargai agenda yang bertujuan untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan para pemandu wisata. Juga pemandu outbound nantinya akan dilatih mengelola kegiatan-kegiatan rekreasi dan petualangan yang aman, menyenangkan dan bermanfaat untuk pengembangan diri peserta," urainya di hadapan Plt. Camat Prigen, Basmi dan seluruh peserta yang hadir.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Agus Hari Bawa menyebutkan tentang waktu kegiatan yang sedianya akan dilaksanakan selama empat hari. Yaitu terhitung mulai tanggal 10-13 Juni 2024. Total ada 80 peserta pelatihan Masing-masing, 40 orang merupakan Pemandu Ekowisata dan Pemandu Outbound. Adapun narasumber hadir dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI).

"Bagi pemandu wisata, pelatihan ini kami harapkan bisa memberikan bekal kepada peserta agar mengetahui dan memahami cara menyiapkan dan menyajikan informasi ekowisata. Sekaligus memahami perencanaan dan penerapan kegiatan yang berdampak negatif rendah terhadap lingkungan dan sosial budaya. Sedangkan bagi pemandu outbound, peserta mengetahui dan memahami bagaimana merencanakan dan melaksanakan pemanduan kegiatan wisata outbound. Juga memahami penanganan resiko dalam berkegiatan," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Nuroso Adi berharap, pelatihan yang diikutinya bersama rekan-rekannya sesama pegiat wisata menjadi spirit tersendiri untuk meningkatkan pelayanan wisata. Dengan peningkatan kapasitas SDM secara merata, maka akan berdampak terhadap tingkat kunjungan wisatawan di Kabupaten Pasuruan.    

"Harapan kami sangat besar bisa memberi perubahan untuk tim internal, lingkungan sekitar. Tentunya juga untuk Kabupaten Pasuruan yang lebih luas, memberi pelayanan yang excellent dan sustainable di wisata kami,"  imbuhnya.

Kepada Tim Humas Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kabupaten Pasuruan, pria berpembawaan ceria yang juga anggota Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Jatiarjo tersebut mengapresiasi pelatihan yang digagas oleh Dinas Pariwisata. Seraya mengisyaratkan pentingnya kegiatan serupa sebagai media pembelajaran pengembangan sektor pariwisata yang efektif dan komunikatif.     

"Karena pelatihan yang difasilitasi oleh Dinas Pariwisata tentunya sangat kami tunggu. Bisa juga sebagai ajang silaturahmi dan berjejaring antar pelaku wisata di Kabupaten Pasuruan. Terutama bagi kami, Pokdarwis Jatairjo yang terus mengembangkan potensi Desa Wisata Kampung Kopi Jatiarjo dan Jendela Langit sebagai objek ekowisata unggulan di Kabupaten Pasuruan atau bahkan di Jatim," pungkasnya. (Eka Maria)   

  

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Malam Tahun Baruan, Mas Rusdi Sidak Pasar Bangil

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo dibuat geram dengan para pedagang yang masih saja...

Article Image
Dishub Kabupaten Pasuruan Bagi-Bagi Bingkisan untuk Relawan Penjaga Perlintasan Sebidang Kereta Api

Menjelang pergantian tahun baru 2025 ke 2026, Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuru...

Article Image
Kawasan "Kumuh" di Kelurahan Bendomungal Bangil, Kini Cantik

Bangil, sebagai Ibukota Kabupaten Pasuruan terus dipercantik di setiap sudut kot...

Article Image
Buka Sosialisasi Wajar Dikdas 13 Tahun. Merita Rusdi Dorong Anak Pra-Sekolah Siap Masuk SD

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan menggelar Sosialisasi wajib b...

Article Image
1 Januari 2026, 35 PNS Pemkab Pasuruan Masuki Purna Tugas

Awal tahun 2026 mendatang, sebanyak 35 pegawai negeri sipil (PNS) di Lingkungan...