Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pj Bupati Andriyanto Buka Pasar Murah di Lapangan Desa Randupitu

Gambar berita
15 Agustus 2024 (03:18)
Ekonomi
1288x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali menggelar Pasar Murah, Kamis (14/8/2024).

Kali ini digelar di Lapangan Desa Randupiti, Kecamatan Gempol yang dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Bupati Pasuruan, Andriyanto. Hadir Pula Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat; Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang dan undangan lainnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu menjelaskan, pasar murah dilaksanakan selama satu hari. 

Pesertanya terdiri dari OPD terkait seperti Disperindag, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah; Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian; Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan; BPKPD; Dinas Perikanan dan OPD lainnya. 

Ada pula stand-stand dari Kecamatan Gempol; BUMN/BUMD, Perusahaan/Industri hingga IKM/UMKM di wilayah Kecamatan Gempol.

"Paling banyak memang dari OPD dan binaannya. Selain itu, ada juga BUMN/BUMD seperti Bulog, Bank Jatim dan lainnya," jelasnya. 

Selama pasar murah, masyarakat diberikan banyak pilihan dan kemudahan untuk berbelanja. Kata Diana, Pemerintah Daerah menyediakan barang dan kebutuhan pokok masyarakat dengan harga relatif lebih murah daripada harga di pasar pada umumnya. 

"Ini bagian dari implementasi pelayanan publik Pemerintah kepada masyarakat. Kita sediakan barang dan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari harga di pasar pada umumnya," katanya. 

Sementara itu, Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto menegaskan bahwa Pemkab Pasuruan telah bekerja keras dalam pengendalian inflasi di Kabupaten Pasuruan. 

Di hadapan para undangan dan warga, Andriyanto menyampaikan bahwa gelaran Pasar Murah merupakan bagian dari upaya Pemda dalam menjaga agar daya beli masyarakat tetap stabil.

"Sekarang ini harga cabai lagi tinggi-tingginya. Tapi di Kabupaten Pasuruan tidak terlalu. Maka dari itu, pasar murah ini jadi salah satu cara agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Artinya kemampuan warga untuk menjangkau harga sembako masih mampu," terangnya. 

Selain pasar murah, langkah Pemkab Pasuruan dalam rangka pengendalian inflasi bisa dilakukan melalui monitoring harga sembako melalui SP2KP (Sistem pemantauan pasar kebutuhan pokok) di setiap harinya. Belum lagi operasi pasar, inovasi Gelang Kepang (Gerakan penanggulangan kerawanan pangan) dan langkah lainnya. 

"Saya terima kasih kepada Bulog yang terus menyediakan beras SPHP dengan kemasan 5 kg dan berkeliling ke 24 kecamatan. Terima kasih juga Bank Jatim dan semua pihak yang sama-sama bekerja keras dalam rangka mengendalikan inflasi di Kabupaten Pasuruan. Selamat berbelanja semua, silahkan bisa diborong sembako di sini," tutupnya. (emil)




Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gerakan Bangkit Kembali Belajar, Upaya Pemkab Pasuruan Atasi Anak Putus Sekolah dan Naikkan IPM

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo resmikan Gerakan Bangkit Kembali Belajar (Gerba...

Article Image
Tuntaskan Anak Tidak Sekolah. Mas Rusdi Launching GERBANG KEMBAR

Pemerintah Kabupaten Pasuruan meluncurkan Program Gerakan Bangkit Kembali Belaja...

Article Image
Ribuan Jamaah Calon Haji Kabupaten Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi

Ribuan jamaah calon haji Kabupaten Pasuruan mengikuti manasik haji terintegrasi,...

Article Image
Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam berkunjung ke Kabupaten Pasuruan

Puluhan anggota Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam...

Article Image
Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang Pertama di BLK Rejoso

Sebanyak kurang lebih 96 peserta terdaftar sebagai peserta pelatihan berbasis ko...