Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Peringatan Hari Bumi Tahun 2024, Pemkab Pasuruan Berikan Penghargaan Kepada Stakeholders Peduli Lingkungan

Gambar berita
23 April 2024 (06:37)
Pelayanan Publik
2236x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Peringatan Hari Bumi Tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Pasuruan memberikan apresiasi khusus kepada para pemangku kepentingan. Secara seremonial, penghargaan diserahterimakan dari Pelaksana Harian (Plh.) Bupati Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko kepada perwakilan dari beberapa perusahaan, pegiat lingkungan dan Pemerintah Desa yang telah berkontribusi nyata dalam menjaga lingkungan. 

Bertempat di Kedai Hutan Cempaka, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen pada hari Selasa (23/4/2024), Plh. Bupati memberikan Piagam Penghargaan yang terdiri dari beberapa kategori. Masing-masing, kategori Supporting Masjid BIN (Bersih Suci, Indah & Nyaman) ditujukan kepada Kamar Dagang Industri (KADIN) Kabupaten Pasuruan, Bank Jatim, PT. Surabaya Industrial Estate Rungkut (PT. SIER), Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), PT. Buana Megah dan PT. Satelit Sriti.

Kategori kedua yakni Supporting Program Bulan Bangil Bersolek & Berseri (B4) diberikan kepada PT. LNG, PT. HADEKA dan PT. PLN Indonesia Power UBP Grati. Ada juga kategori Zero Waste atau Gaya Hidup Bebas Sampah diberikan kepada Desa Randupitu, Kecamatan Gempol.

Kategori Kelompok Pelestari Fungsi Lingkungan disematkan kepada Yayasan Cempaka Foundation. Sedangkan kategori Penyelenggara (Supporting) Ceremony Hari Bumi diberikan kepada PT. Sorini Agro Asia Corporindo.

Dalam sambutannya, Plh. Bupati Yudha menyatakan, peringatan Hari Bumi sebagai pengingat bagi semuanya agar lebih bertanggungjawab dalam melindungi dan menjaga lingkungan alam. Berikut, segala tantangan dan ancaman kerusakan alam yang begitu nyata.

"Hari Bumi bukanlah sekadar perayaan, tetapi juga sebuah panggilan untuk bertindak. Kita tidak bisa lagi mengabaikan kenyataan, bumi, rumah kita mengalami tantangan serius akibat ulah manusia. Sebut saja terjadinya perubahan iklim yang sangat terasa dampaknya, pencemaran lingkungan, kehilangan keanekaragaman hayati dan perusakan habitat alam yang kita hadapi saat ini," tandasnya.

Oleh karenanya, pria yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) tersebut mengajak kepada seluruh elemen masyarakat agar lebih peduli lingkungan. Tentunya dapat dilakukan secara kolektif dan berkelanjutan.

"Maka dari itu, kita harus selalu menjaga lingkungan hidup supaya tetap lestari. Apalagi kita tinggal di daerah miniatur bencana dengan tingginya potensi terjadinya bisa mengancam sewaktu-waktu. Terlebih dengan kondisi cuaca ekstrim sekarang ini," pintanya.

Di sisi lain, dalam kegiatan yang dikemas dalam suasana penuh keakraban tersebut, Plh. Bupati Pasuruan juga berbagi rasa optimismenya terhadap peningkatan kesadaran masyarakat dalam melindungi bumi. Hal itu didukung penuh tindakan nyata baik dari Pemerintah, individu, dunia usaha maupun komunitas yang secara bergandengan tangan menjaga lingkungan.

"Bersama-sama kita lihat tadi ada Desa Randu Pitu yang sudah berhasil mewujudkan Desa Zero Waste atau Desa Tanpa Sampah yang tidak terolah adalah  prestasi yang membanggakan. Demikian juga dengan prestasi dari Yayasan Cempaka yang telah berhasil mewakili Kabupaten Pasuruan, bahkan mewakili Provinsi Jatim dalam Pemilihan Kelompok Pelestari Fungsi Lingkungan di Tingkat Nasional," imbuh Yudha dalam acara yang turut dihadiri oleh Danramil Prigen dan beberapa Kepala Perangkat Daerah terkait.

Masih dalam seremonial peringatan Hari Bumi, bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghony dan para pemimpin perusahaan yang mendapatkan apresiasi, Plh. Bupati Pasuruan berkesempatan untuk menanam bibit buah di kawasan Hutan Cempaka. Sembari menitipkan pesannya kepada warga dan tamu undangan yang hadir agar senantiasa merawat bumi dengan membuatnya agar tetap lestari. (Eka Maria)    



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kisah Hari Apriyanto Tekuni Budidaya Burung Perkutut Jawara

Siapa di sini yang suka mengoleksi burung perkutut? Burung dengan ciri khas suar...

Article Image
Cerita Tri Mulyo. 30 Tahun Bertahan Hasilkan Sepatu dan Sandal Tak Kalah dengan Produk Luar Negeri

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil.3 kata ini menggambar...

Article Image
Olimpiade MI Pertama di Kabupaten Pasuruan. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tahun Depan Acaranya Harus Lebih Sukses

Untuk pertama kalinya, ada Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan.O...

Article Image
Wabup Gus Shobih Buka Liga Sepak Bola Piala Bupati Pasuruan Antar Pelajar SMP Sederajat

Momen Piala Dunia 2026 sepertinya memotivasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Digembleng Militer

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Ne...