Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemprov Jatim Gelar Apel Siaga Gabungan. Gubernur Khofifah Ingatkan Dampak Pasca Kebakaran Hutan dan Lahan

Gambar berita
07 Juni 2023 (13:26)
Lingkungan
2832x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Apel Siap Siaga Gabungan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Timur, Rabu (07/06/2023) pagi.

Apel tersebut digelar di Lapangan Kaliandra Resort Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, dan dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Hadir pula Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf; Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto; Kepala BKSDA Jatim, Nur Patria Kurniawan, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jatim, Jumadi dan undangan lainnya.

Ditemui usai apel selesai digelar, Khofifah menegaskan bahwa apel siap siaga gabungan sangat penting agar masing-masing elemen segera melakukan langkah antisipatif, mitigatif dan kosolidatif apabila ada potensi terjadinya kebakaran hutan maupun lahan di suatu kawasan.

"Kita melakukan apel siaga gabungan, supaya masing-masing elemen melakukan langkah antisipastif, mitigastif dan konsolidatif. Misalkan Tim Polisi Hutan, Tahura, pengelola taman nasional, BPBD, BNPB dan semua nya agar terbangun kewaspadaan akan potensi kebakaran hutan ataupun lahan," katanya.

Dijelaskan Khofifah, di Jatim sendiri, beberapa kota/kabupaten ditetapkan sebagai daerah rawan kebakaran hutan dan lahan. Kebanyakan merupakan bekas lahan hutan yang pernah terbakar pada 2022.

Daerah yang memiliki titik panas paling banyak ada di Situdondo dengan 33 titik. Kemudian Kabupaten Madiun dengan 17 titik dan Kabupaten Jombang dengan 15 titik rawan. Selain itu ada Pasuruan, Pamekasan, Kediri, dan Bojonegoro.

Kata Khofifah, dalam tiga tahun terakhir mulai 2019-2022, area kebakaran hutan di Jawa Timur makin mengecil. Meski begitu tidak bisa dilihat sebagai tolak ukur, lantaran ada potensi kerusakan keragaman hayati pasca kebakaran hutan/lahan.

"Kalau banyak yang mengalami kepunahan, maka gak bisa dihitung secara finansial berapa berapanya. Dampak yang diakibatkan dari kebakaran, itulah yang harus dipikirkan juga," tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi mencegah kebakaran lahan di musim kering, Pemprov Jatim melalui BPBD telah melakukan koordinasi dengan seluruh BPBD kabupaten/kota.

Selain itu, sejumlah langkah telah disiapkan. Antara lain membuka posko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), melakukan komunikasi dengan instansi terkait seperti TNI, Polri, Perhutani dan Dinas Kehutanan serta aktivis lingkungan. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pembangunan Pintu Pengendali Air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Winongan Rampung 100%

Pembangunan pintu pengendali air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Kecamatan Win...

Article Image
Puncak Hari Santri Nasional, Ribuan Masyarakat Kabupaten Pasuruan Diajak Bersholawat bersama Habib Bidin dan Majelis Az Zahir

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2026, Pemerintah Kabupaten...

Article Image
Gus Shobih Berangkatkan Puluhan Peserta Gerak Jalan Santri 2026

Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Nahdhatul Ulama menggelar Gerak Jalan Hari...

Article Image
Buka Lomba Da'i Nusantara, Gus Shobih : Selamat Berdakwah. Santri Jaman Sekarang Harus Melek Digital

Ratusan pelajar SMP/Mts dan santri di Kabupaten Pasuruan mengikuti Lomba Da'i Nu...

Article Image
Buka Bupati Cup E-Sport Free Fire 2026, Ketua KORMI Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo : Main Games Boleh Asalkan Tetap Utamakan Ibadah dan Pendidikan

Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten menggelar Bupati...