Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemkab Pasuruan Pastikan, Banjir di Bangil Segera Bisa Diatasi

Gambar berita
18 Oktober 2018 (18:05)
Lingkungan
3964x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemerintah Kabupaten Pasuruan memastikan, wilayah utara Kecamatan Bangil yang rutin menjadi langganan banjir setiap tahunnya, perlahan bisa diatasi.

Meskipun proses normalisasi masih akan terus berlanjut hingga tahun 2019 mendatang. Namun pelebaran sungai dipastikan bisa mengurangi dampak banjir hingga turun 40 persen.

Hanung Widya Sasangka, Kepala Dinas PU Sumberdaya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan mengatakan, normalisasi Sungai Kedung Larangan sudah dimulai sejak tahun 2017 lalu. Kendati proses masih berjalan 20 persen, namun dipastikan sudah akan berdampak pada musim hujan akhir tahun ini, lantaran normalisasi memang merupakan proyek multiyears.

“Untuk proses normalisasi di Sungai Kedung Larangan ini berlangsung Multiyears sejak 2017 sampai 2019 mendatang. Untuk tahun 2018, pengerjaan normalisasi sudah selesai untuk pelebaran sungai,” kata Hanung di sela-sela kesibukannya, Kamis (18/10/2018).

Normalisasi sendiri merupakan program pemerintah pusat melalui BBWS Brantas. Anggaran sebesar Rp 192 Miliar telah disiapkan untuk menormalisasi Sungai Kedung Larangan sepanjang 7 Kilometer. Kata Hanung, di tahun 2018 ini progresnya dalah pelebaran tanggul hingga 60-80 meter, plus pembuatan tanggul.

“Sedangkan tahun depan kita kejar kedalaman hingga 5-10 meter. Ini yang nanti akan banyak mengurangi dampak banjir di wilayah utara Bangil,” jelasnya.

Sedangkan sampai saat ini meskipun masih mencapai 20 persen, Hanung memperkirakan tetap akan berdampak pada masyarakat, khususnya di Kalianyar yang dampak banjirnya bisa berkurang 30-40 pesen dibandingkan tahun sebelumnya. Oleh karenanya, Hanung juga mengungkapkan apresiasinya lantaran pelebaran sungai juga tidak ada hambatan berarti dari masyarakat.

“Jadi untuk pembebesan tidak ada masalah karena sebagian besar adalah wilayah tambak. Masyarakat di sekitar Kedung Larangan sadar yang dipakai memang tanah irigasi dan diperkuat juga adanay sertifikat dari BPN,” beber dia kepada Suara Pasuruan.

Lebih lanjut Hanung memastikan, pada musim hujan akhir tahun 2018 mendatang dipastikan genangan banjir di bagian utara Bangil akan sedikit berkurang hingga 30-40 persen dampak normalisasi.

“Bismillah semoga sesuai rencana kita, Amin,” singkatnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Layanan Panggilan Kedaruratan Command Center 112, Komitmen Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan Maksimalkan Layanan Publik

Memaksimalkan tugas pokok dan fungsi perannya di bidang komunikasi dan informat...

Article Image
RSUD Grati Gelar Baksos Skrining Kanker Payudara dengan Teknologi ABUS

Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) Grati melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) deteksi...

Article Image
Ketua dan Pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Pasuruan Masa Khidmat 2026-2031, Dilantik

Ketua Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD...

Article Image
Kabupaten Pasuruan Dikunjungi Peserta SSDN P4N Angkatan LXX Lemhanas RI

Kabupaten Pasuruan kedatangan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Progra...

Article Image
Ribuan ASN Pemkab Pasuruan Ikuti Health Walk 2026

Ribuan pegawai Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengikuti Health Walk alias Jalan S...