Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemkab Pasuruan Gelar Upacara Peringati Hari Otoda ke 28

Gambar berita
25 April 2024 (03:27)
Pemerintahan
1583x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Memperingati Hari Otonomi Daerah ke 28 tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Upacara.

Upacara tersebut digelar di Halaman Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kamis (25/4/2024) pagi dan dipimpin langsung oleh Plh Bupati Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko.

Sedangkan yang bertindak sebagai Komandan Upacara dipercayakan kepada Camat Purwodadi, Sugiarto dan Perwira Upacara Kepala Diskominfo, Ridwan Harris. Sementara peserta upacara terdiri dari 1SST ASN, Pol PP, Damkar, Linmas, BPBD dan lurah se-Kabupaten Pasuruan.

Untuk tahun ini, tema Hari Otoda ke 28 adalah “Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat. Menurut Yudha, tema tersebut merupakan cerminan terhadap pelaksanaan pembangunan di daerah melalui pendekatan kebijakan yang berkelanjutan dan implementasi regulasi Ekonomi Hijau.

"Konteksnya, pertumbuhan ekonomi dilakukan dengan memperhitungkan aspek keadilan sosial dan pelestarian lingkungan. Bagaimana mempromosikan model ekonomi yang ramah lingkungan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang," katanya.

Seperti diketahui, dalam konteks ekonomi hijau yang merupakan salah satu dari enam strategi transformasi ekonomi Indonesia untuk mencapai visi 2045, kebijakan desentralisasi memberikan ruang bagi Pemerintah Daerah untuk melakukan pengelolaan sumber daya alam secara lebih efisien dan berkelanjutan.

Di Kabupaten Pasuruan, konsep ekonomi hijau diartikan bagaimana berbicara soal kesejahteraan dan lingkungan. Dalam artian, setiap pembangunan di daerah harus memperhatikan lingkungan. Apabila betul-betul dilakukan, maka akan tercipta dampak positif bagi lingkungan itu sendiri.

"Contohnya kalau kita menggunakan energi surya, itu sama halnya dengan memperhatikan lingkungan. Dengan menggabungkan kebijakan otonomi daerah yang berfokus pada pembangunan ekonomi hijau, kita dapat menciptakan dampak positif bagi lingkungan, perekonomian secara keseluruhan," bebernya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Lebaran, Kampung "Kue Satru" Dusun Kedung Bendo, Desa Rejoso Lor Banjir Order

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah, rumah-rumah warga Dusun Kedung Bend...

Article Image
Petani Duku Rejoso, Mulai Panen Raya

Gimana rasanya bisa memanen duku rejoso yang sangat terkenal itu?Beruntung sekal...

Article Image
Audiensi dengan PIP Kemenkeu, Mas Rusdi Buka Peluang Kerja Sama Potensi Pembiayaan Strategis Daerah

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melakukan audiensi dengan Pusat Investasi Pemerint...

Article Image
Operasi Ketupat Semeru 2026. Ini Pesan Kapolres Pasuruan

Polres Pasuruan melaksanakan Apel gelar pasukan operasi kepolisian terpusat Ketu...

Article Image
Posko THR Keagamaan Disnaker Kabupaten Pasuruan Mulai Kedatangan Banyak Pekerja

Hingga H-9 Lebaran, Posko Tunjangan Hari Raya (THR) yang didirikan oleh Dinas Ke...