Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pelajar SMKN Puspo Ciptakan Probiotik Khusus Sapi

Gambar berita
22 Mei 2022 (17:00)
Pendidikan
3167x Dilihat
0 Komentar
admin

Maraknya penyakit mulut dan kuku (PMK) di Indonesia membuat sejumlah pelajar di Kabupaten Pasuruan menggagas ide membuat obat penangkalnya.

Adalah para siswa-siswi SMKN Puspo yang berhasil menciptakan obat penangkal PMK pada sapi. Alhasil, probiotik tersebut mampu mencegah sapi terkena virus hingga menambah nafsu makan.

Ninuk Merdiana Oktaviana selaku guru pendamping di sekolah tersebut mengatakan, pembuatan probiotik pelajar di sini berawal saat merabaknya virus covid-19 dua tahun yang lalu. Dari situlah, ia mencoba  membuat penangkal virus tersebut dari bahan yang mudah di cari. Seperti susu segar, ragi, kunyit, air suling, tetes tebu, arang kering dan air kelapa.

Satu persatu bahan tersebut dijadikan satu dengan cara diblender.

"Semua bahan kita blender jadi satu. Kalau sudah langsung bisa dimakankan pada sapi," kata Ninuk saat dihubungi via telepon, Minggu (22/05/2022) sore.

Dijelaskannya, pembuatan probiotik untuk hewan ini sudah di produksi sejak lama. Pasalnya, profesi kebanyakan warga di wilayah lereng gunung bromo, khususnya Puspo rata-rata adalah peternak sapi. Oleh karenanya, wabah virus mulut dan kuku yang sudah merebak ini segera bisa teratasi.

"Kami harap sih bisa mencegah agar tidak terinfeksi virus hewan," imbuhnya.

Lebih lanjut Ninuk menegaskan bahwa manfaat probiotik hewan ini tak lain dapat menjaga daya tahan tubuh ternak saat melawan bakteri jahat yang menyerang. Selain itu, kandungan bahan di dalam probiotik ini juga bisa membantu melindungi datangnya virus lebih awal.

"Selain membantu melindungi datangnya virus lebih awal, probiotik ini juga menambah nafsu makan serta memperbaiki pencernaan dan peradangan organ dalam ternak," tuturnya.

Sementara itu, Ragil Pambudi, salah seorang peternak sapi di Puspo merasa terbantu dengan adanya probiotik ini. Hal itu bisa membantu untuk pencegahan terhadap penyakit kuku dan mulut.

"Alhamdulillah, ini buat antisipasi pencegehan PMK di wilayah Puspo ini," kata Ragil.

Hasil produksi probiotik yang dibuat oleh pelajar di SMKN tersebut sementara masih dibagikan ke para peternak di wilayah Puspo saja. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Generasi Muda Jadikan Jamu Sebagai Gaya Hidup Sehat

Tim Penggerak PKK bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan punya cara untuk me...

Article Image
Ribuan Jamaah Haji Kabupaten Pasuruan Tiba di Tanah Air. Wabup Gus Shobih : Selamat Berkumpul Kembali dengan Keluarga

Usai menyelesaikan seluruh rukun islam kelima di Tanah Suci Makkah, ribuan jamaa...

Article Image
Dandim Boga Bramiko Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Memperingati Hari Lahir Pancasila tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pasuruan meng...

Article Image
BPBD Kabupaten Pasuruan Keluarkan Peringatan Dini Potensi Cuaca Ekstrim

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mengeluarkan perin...

Article Image
13 Kali Berturut-Turut. Pemkab Pasuruan Sukses Pertahankan Predikat Opini WTP

13 kali berturut-turut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan sukses mempertahankan pred...