Plh. Bupati Pasuruan, Mujib Imron menyambut baik sekaligus memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya event kompetisi flora bergengsi Pasuruan Orchids Festival 2023. Pernyataan itu disampaikannya di hadapan seluruh peserta lomba, dan pengunjung yang sedari pagi tadi memadati Expo Center Taman Dayu, Kecamatan Pandaan pada hari Sabtu (15/7/2023).
Dalam agenda istimewa yang dihadiri oleh beberapa anggota Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) itu, Gus Mujib sapaan familiarnya berharap, agenda tempat bertemunya para pecinta Anggrek tersebut terus dimaksimalkan pelaksanaannya. Sehingga dapat memberikan nilai tambah keekonomian tersendiri bagi petani dan para hobiis Anggrek.
"Kami merasa bangga luar biasa dan senang, karena ternyata pecinta Anggrek di Pasuruan sangat luar biasa. Animo dan semangatnya untuk memajukan sebagaimana harapan dari DPD Pusat juga luar biasa," ungkap Gus Mujib dengan bersemangat.
Lebih lanjut, Plh. Bupati Pasuruan juga menyatakan dukungan penuhnya terhadap kemajuan pengembangan tanaman Anggrek agar ke depannya semakin prospektif. Tentunya disertai dengan semakin banyaknya persilangan bibit tanaman Anggrek yang dihasilkan.
"Mudah-mudahan ke depannya makin banyak lagi persilangan bibit Anggrek yang akan dihasilkan dengan kreasi dan inovasi. Saya mengapresiasi hasil silangan Anggrek tadi. Pak Bupati yang saat ini posisinya masih di Madinah memberikan nama, Semar Wangi. Filosofinya, Semar diambil dari kata gunung Semeru dan Arjuno yang membawa keberkahan untuk Kabupaten Pasuruan. Diantaranya memberikan sumber mata air bersih Umbulan yang menghasilkan 4 ribu liter/detik," tuturnya.
Masih di momen yang sama, Gus Mujib menambahkan bahwa di Kabupaten Pasuruan sejak dulu banyak petani dan penghobi Anggrek yang mengembangkannya. Baik sebagai hobi maupun tujuan komersil. Dengan potensi tersebut, tanaman Anggrek mempunyai peluang yang cukup besar untuk dikembangkan di Kabupaten Pasuruan.
"Terimakasih semua pihak yang sudah memeriahkan Pasuruan Orchids Festival tahun ini. Perhimpunan Anggrek Indonesia dari Malang, Solo, Bandung, Kalimantan dan lainnya. Mudah-mudahan membawa keberkahan untuk kita semuanya. Aplaus untuk Bapak Ibu semuanya," pungkasnya.
Diketahui, Pasuruan Orchids Festival 2023 yang diinisiasi oleh komunitas PAI Pasuruan Raya tersebut berlangsung mulai tanggal 14-20 Juli 2023. Total ada 54 stan Anggrek yang turut memeriahkan, baik peserta dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan NTB. Dari Jawa Timur sendiri meramaikannya dengan 10 stan tanaman hias dari petani Kampung Kembang Prigen.
Ada beberapa acara dalam perhelatan yang berlangsung sangat meriah tersebut. Tidak hanya Lomba Anggrek, tapi juga ada bursa Anggrek dan tanaman hias, lelang Anggrek Online, talkshow serta kunjungan ke kebun Anggrek di Prigen.
Khusus Lomba Anggrek diikuti oleh 35 kontestan dengan total 95 Anggrek yang ditampilkan di hadapan para dewan juri. Kompetisi flora nan eksotik tersebut dibagi menjadi tiga kategori. Yakni Best of Show, Best of Species dan Best of Hybrid. Masing-masing kategori dimenangkan oleh Ezra Adi Nugroho, Didin Setia Sanjaya dan Aiko Yuwono Reswara.
Sementara itu, berdasarkan data dari PAI Pasuruan Raya, petani Anggrek di Pasuruan memiliki total kebun green house seluas 25.000 meter². Secara keseluruhan tersebar di 7 Kecamatan dengan kapasitas lebih dari 1 Juta bibit Anggrek. Dengan penjualan offline dan online yang melayani seluruh tanah air, komoditas Anggrek sudah barang tentu sangat potensial untuk terus dikembangkan di Pasuruan. (Eka Maria)
Komentar