Menutup seluruh rangkaian acara Pekan Raya Santri 2025, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Pasuruan Bersholawat bersama Habib Ali Zainal Abidin Bin Assegaf dari Pekalongan, Selasa (4/11/2025) malam.
Gelaran acara bertabur para ulama di Kabupaten Pasuruan ini dilaksanakan di Lapangan A.Yani Grati, dan dihadiri Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori; Sekda Yudha Triwidya Sasongko; sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pejabat Pemkab Pasuruan lainnya.
Belum lagi sejumlah ulama besar Pasuruan seperti KH Ali Ridho, KH Ma'sum Hasyim, KH Imron Mutamakkin, dan kiyai lainnya juga tak absen dari penutupan Pekan Raya Santri 2025 ini.
Dalam sambutannya, Gus Shobih - sapaan akrab Wabup Pasuruan ini mengaku lega dan bahagia. Sebab seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Santri Nasional telah dilaksanakan dan berlangsung lancar, sukses tanpa kendala berarti.
"Malam ini adalah malam puncak Hari Santri Nasional di Kabupaten Pasuruan. Senang sekali dan lega karena semuanya berjalan lancar dan sesuai harapan kita bersama," katanya.
Tak lupa, Gus Shobih berterima kasih kepada seluruh panitia. Utamanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mensupport acara, mulai dari awal sampai selesai. Belum lagi PCNU Kabupaten Pasuruan dan PCNU Bangil hingga pihak-pihak lain yang berpartisipasi dalam mensukseskan seuruh rangkaian acara.
"Terima kasih kepada semua panitia, OPD, PCNU Kabupaten Pasuruan dan PCNU Bangil dan semua pihak lain yang membantu mensukseskan gelaran acara Hari Santri Nasional dari awal sampai sekarang," imbuhnya.
Di akhir sambutannya, Wabup Shobih mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi pribadi yang pandai bersyukur di setiap keadaan.
"Mudah-mudahan pelaksanaan Hari Santri yang meriah mulai pertama dibuka sampai malam hari ini, insya allah kegiatan semua isinya adalah mensyukuri nikmat Allah SWT," harapnya.
Sementara itu, Habib Ali Zainal Abidin sukses membuat puluhan ribu masyarakat tak beranjak dari tempat duduknya. Semua itu tak lepas dari khusyuknya lantunan sholawat nabi yang syahdu dan menyentuh hati.
"Kalau sholawatan terus seperti ini. Insya Allah Pasuruan, Jawa Timur dan Negeri Kita Indonesia akan aman dari hal-hal yang tidak kita inginkan. Menjadi negara yang baldatun toyyibatun wa robbun ghofur," ucapnya. (emil)
Komentar