Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pasca Libur Lebaran, Tingkat Disiplin Prokes Masyarakat Jangan Sampai Longgar

Gambar berita
01 Juni 2021 (22:54)
Pelayanan Publik
2589x Dilihat
0 Komentar
admin

Meski secara zonasi Kabupaten Pasuruan termasuk dalam kategori resiko rendah dalam peta sebaran Covid-19 di Jawa Timur, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf tak jemu-jemunya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada. Diantaranya dapat dilakukan dengan selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan setiap saat dan dimanapun berada.

Menurutnya, yang saat ini perlu ditingkatkan kewaspadaannya saat ini adalah adanya potensi sikap lengah dan melonggarnya kedisiplinan masyarakat. Terutama selepas libur Lebaran 1442 H yang dibarengi dengan peningkatan frekuensi interaksi sosial.  

"Pasca libur Idul Fitri ini saya pantau ada kenaikan kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan, meski tidak signifikan. Karena itu, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan. Makin waspada dan terus tingkatkan komitmen bersama untuk mencegah penyebaran virus Corona", pinta Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan.

Dijumpai di ruang kerjanya di penghujung Mei 2021, Kepala Daerah yang gemar sepakbola dan memanah tersebut juga meminta agar masyarakat terutama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan mampu menjadi pelopor kesehatan. Sehingga diharapkan dapat menekan angka kasus aktif Covid-19.    

“Ayo selalu terapkan 5M setiap saat. Mencuci Tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. Penambahan kasus pasca libur Lebaran ini perlu menjadi kewaspadaan kita semua, meskipun penambahan kasus tidak terlalu signifikan. Sekarang ini Kabupaten Pasuruan masuk zona kuning”, jelasnya.

Sebelumnya, Direktur RSUD Bangil dr Arma Rosalina menyampaikan bahwa penambahan kasus terjadi dua minggu pasca Lebaran tahun ini. Hingga akhir Mei 2021, ada sekitar 18 hingga 20 orang yang dirawat di RSUD Bangil. Rentang usia pasien antara 40 hingga 60 tahun. Adapun  kondisi yang terpantau yakni sedang.

Perbandingannya, sebelum Idul Fitri, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Pasuruan yang terdata sebanyak 20-30 pasien per hari. Sedangkan minggu ke-4 mendekati Lebaran, kasus positif turun hingga di bawah 20 pasien. Pada saat Lebaran, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 justru mengalami penurunan antara 10-15 pasien per hari.

"Himbauan untuk masyarakat, tetap jaga protokol kesehatan. Mari kita cegah penularan virus Corona di masyarakat. Jangan lupa memakai masker, menjaga jarak minimal 2 meter dan mencuci tangan dengan sabun dan memakai hand sanitizer. Selama berlebaran, bersalam-salaman menjadi pengecualian", jelas dr. Arma. (Eka Maria+Iguh)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kisah Hari Apriyanto Tekuni Budidaya Burung Perkutut Jawara

Siapa di sini yang suka mengoleksi burung perkutut? Burung dengan ciri khas suar...

Article Image
Cerita Tri Mulyo. 30 Tahun Bertahan Hasilkan Sepatu dan Sandal Tak Kalah dengan Produk Luar Negeri

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil.3 kata ini menggambar...

Article Image
Olimpiade MI Pertama di Kabupaten Pasuruan. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tahun Depan Acaranya Harus Lebih Sukses

Untuk pertama kalinya, ada Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan.O...

Article Image
Wabup Gus Shobih Buka Liga Sepak Bola Piala Bupati Pasuruan Antar Pelajar SMP Sederajat

Momen Piala Dunia 2026 sepertinya memotivasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Digembleng Militer

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Ne...