Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Niken Salindri dan Fake Dopp Hebohkan Malam Penutupan Pekan Raya Pasuruan 2026. Bupati Mas Rusdi : Terima Kasih untuk Forpimda, DPRD dan Seluruh Lapisan Masyarakat

Gambar berita
28 September 2026 (16:38)
Pariwisata
131x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar
7 hari berturut-turut, Pekan Raya Pasuruan 2026 yang digelar di Taman Chandra Wilwatikta Pandaan, sukses luar biasa.

Event yang digagas dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097 itu tak pernah sepi pengunjung, baik masyarakat yang memborong produk-produk dalam Expo UMKM sampai penonton yang datang saat konser artis ibukota dimulai.

Puncaknya adalah saat malam penutupan, Minggu (27/9/2026). Penampilan Fakedopp x Niken Salindry feat Mayangkara berhasil menghibur lebih dari 35 ribu penonton yang memadati kawasan Taman Candra Wilwatikta Pandaan.

Termasuk Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo yang datang bersama sang istri, Merita Rusdi Sutejo. Belum lagi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Pasuruan dan anggota Forpimda, DPRD dan undangan kehormatan lainnya, terlihat sangat menikmati setiap pertunjukan. 

Menurut Bupati Rusdi, selain menghadirkan hiburan gratis bagi masyarakat, Pekan Raya Pasuruan 2026 juga menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk menawarkan produk mereka. Utamanya pelaku UMKM yang berjualan kuliner mendapatkan respons positif dari pengunjung.

"Bisa dilihat sendiri, setiap pengunjung yang datang selalu mampir ke stand kulineran untuk beli makanan minuman kemudian dibawa untuk nonton konser. Ini sebagai salah satu bukti bahwa ekonomi rakyat bergerak," ucapnya. 

Tak lupa, Mas Rusdi - sapaan akrab Bupati Pasuruan ini berterima kasih kepada seluruh pihak yang ikut menyukseskan Pekan Raya Pasuruan 2026.  Mulai dari Forkopimda Plus,  DPRD, panitia penyelenggara serta masyarakat Kabupaten Pasuruan yang turut meramaikan rangkaian kegiatan.

"Saya ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang sama-sama ikut mensukseskan gelaran Pekan Raya Pasuruan 2026.  Mohon doa dan dukungan agar tahun depan bisa lebih seru lagi pekan rayanya,'' urainya.

Tak lupa, Mas Rusdi juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak apabila masih terdapat kekurangan selama penyambutan maupun penyelenggaraan Pekan Raya Pasuruan.

''Semoga dengan kebersamaan, Pasuruan bisa bangkit. Semoga masyarakat Pasuruan semakin maju, dan sejahtera. Mohon maaf kalau ada hal-hal yang kurang berkenan atau hal yang kurang selama pelaksanaan Pekan Raya Pasuruan 2026," imbuhnya. 

Sementara itu, hadirnya Pekan Raya Pasuruan menjadi wadah bagi para pelaku usaha, mulai dari kuliner alias makanan dan minuman (mamin), handycraft sampai jasa pelayanan publik. 

Salah satu pedagang, Wahid berharap Pekan Raya Pasuruan dapat terus digelar dalam setiap peringatan hari jadi Kabupaten Pasuruan.

Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pelayanan pemerintah yang dapat memberikan ruang hiburan bagi masyarakat sekaligus memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha untuk mengenalkan produknya ke masyarakat secara luas. 

"Terima kasih Mas Rusdi, semoga Pekan Raya Pasuruan 2027 dan seterusnya bisa ada lagi," harapnya. 

Diketahui, Pekan Raya Pasuruan 2026 menghadirkan sejumlah musisi dalam konser musik gratis. Mereka antara lain NdarBoy Genk, Aftershine, Sal Priadi, KOTAK, Tipe-X, Cak Sodiq & New Monata, serta Fakedopp x Niken Salindry.

Selain konser musik, masyarakat juga dapat mengunjungi 118 stan pelaku UMKM andalan Kabupaten Pasuruan. Berbagai produk ditawarkan, mulai kuliner hingga produk lainnya.

Pekan Raya Pasuruan 2026 juga menghadirkan pameran perusahaan swasta, perbankan hingga instansi pemerintahan. Untuk mendukung berbagai kegiatan tersebut, area Pekan Raya Pasuruan terbagi menjadi enam zona dengan fungsi berbeda. Area A atau Paviliun Pasuruan digunakan sebagai ruang pelayanan. Area B atau Pasuruan Expo menjadi etalase produk unggulan daerah sekaligus ruang promosi. Area C diisi creative market untuk pelaku ekonomi kreatif, UKM dan UMKM. Area D menjadi culinary street yang menghadirkan beragam produk kuliner. Sementara Area E dan F digunakan sebagai panggung rakyat. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cek Posko Pelayanan Haul Solo, Gus Shobih Ucapkan Terima Kasih untuk Seluruh Petugas

Pemerintah Kabupaten Pasuruan memastikan seluruh posko pelayanan selama Haul Sol...

Article Image
Merita Rusdi Sutejo Buka Kejuaraan Renang antar club se-Indonesia Jatim Open 2026

Sebanyak 900 lebih atlet mengikuti Kejuaraan Renang Antar Club se-Indonesia Jati...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bangun 8 Posko Pelayanan Haul Solo

Pemerintah Kabupaten Pasuruan membuka 8 posko pelayanan untuk jamaah Haul ke-115...

Article Image
Pemkab Pasuruan Gratiskan Operasi Katarak 200 Warga di RSUD Grati

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui RSUD Grati menggelar bakti sosial operasi...

Article Image
Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila. Bupati Mas Rusdi Minta Generasi Muda Tak Lupakan Sejarah

Memperingati Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pasuruan...