Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Mitigasi Bencana Secara Mandiri, Tingkatkan Kewaspadaan Masyarakat Dalam Hadapi Ancaman Banjir

Gambar berita
18 Januari 2022 (22:40)
Pelayanan Publik
3021x Dilihat
0 Komentar
admin

Wakil Bupati Mujib Imron mengajak masyarakat agar semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya bencana hidrometeorologi di puncak musim hujan. Baik ancaman banjir, tanah longsor maupun angin kencang.

Diantara upaya kesiapsiagaan tersebut dapat dilakukan dengan melakukan mitigasi bencana secara mandiri. Meningkatan kemampuan individu dan kelompok dalam menghadapi ancaman bencana, misalnya. Atau bisa juga dilakukan dengan melakukan pembangunan fisik sebagai upaya mengantisipasi banjir. Utamanya masyarakat yang bertempat tinggal di kawasan rawan bencana.

“Masyarakat harus siap hadapi potensi terjadinya banjir. Apalagi Januari-Februari, prediksi BMKG, kondisi curah hujan masih cukup tinggi. Maka dari itu, mitigasi bencana harus dilakukan secara mandiri,” pinta Wakil Bupati menyikapi banjir yang terjadi di beberapa kawasan di Kabupaten Pasuruan dalam beberapa hari terakhir.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan Ridwan Harris menambahkan, masyarakat sudah sepatutnya memperhatikan betul rilis prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi angina dan Geofisika (BMKG). Sehingga dapat digunakan sebagai acuan bertindak dalam upaya mengantisipasi potensi banjir.

”Pesan kami, jangan pernah meremehkan peringatan cuaca yang disampaikan Pemkab Pasuruan melalui Kecamatan, Pemerintah Desa maupun lembaga terkait. Minimal jika diberikan early warning system, masyarakat kami harapkan bisa melakukan evakuasi mandiri dan menyelamatkan barang benda berharganya ke tempat yang lebih aman,” tuturnya kepada Humas Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Sekretariat Daerah Kabupaten Pasuruan siang tadi, Selasa (18/1/2022).

Ditambahkan Harris, rilis prakiraan cuaca dari BMKG merupakan bagian dari deteksi dini terhadap potensi bencana. Maka dari itu, masyarakat diminta tidak mengabaikannya begitu saja. 

“Kami berharap, early warning system bukan hanya teoritis tapi bisa dilaksanakan dengan mudah. Bisa diumumkan di mushiola, masjid, grup WA medsos. Kami berharap agar masyarakat selalu memantau informasi prakiraan cuaca BMKG dari WA Story, IG yang dimiliki lembaga pemerintah. Sehingga bisa memrpediksi potensi terjadinya hujan deras,” pintanya. (Eka Maria) 

  

 

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kisah Hari Apriyanto Tekuni Budidaya Burung Perkutut Jawara

Siapa di sini yang suka mengoleksi burung perkutut? Burung dengan ciri khas suar...

Article Image
Cerita Tri Mulyo. 30 Tahun Bertahan Hasilkan Sepatu dan Sandal Tak Kalah dengan Produk Luar Negeri

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil.3 kata ini menggambar...

Article Image
Olimpiade MI Pertama di Kabupaten Pasuruan. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tahun Depan Acaranya Harus Lebih Sukses

Untuk pertama kalinya, ada Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan.O...

Article Image
Wabup Gus Shobih Buka Liga Sepak Bola Piala Bupati Pasuruan Antar Pelajar SMP Sederajat

Momen Piala Dunia 2026 sepertinya memotivasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Digembleng Militer

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Ne...