Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Mitigasi Bencana Secara Mandiri, Tingkatkan Kewaspadaan Masyarakat Dalam Hadapi Ancaman Banjir

Gambar berita
18 Januari 2022 (22:40)
Pelayanan Publik
2905x Dilihat
0 Komentar
admin

Wakil Bupati Mujib Imron mengajak masyarakat agar semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya bencana hidrometeorologi di puncak musim hujan. Baik ancaman banjir, tanah longsor maupun angin kencang.

Diantara upaya kesiapsiagaan tersebut dapat dilakukan dengan melakukan mitigasi bencana secara mandiri. Meningkatan kemampuan individu dan kelompok dalam menghadapi ancaman bencana, misalnya. Atau bisa juga dilakukan dengan melakukan pembangunan fisik sebagai upaya mengantisipasi banjir. Utamanya masyarakat yang bertempat tinggal di kawasan rawan bencana.

“Masyarakat harus siap hadapi potensi terjadinya banjir. Apalagi Januari-Februari, prediksi BMKG, kondisi curah hujan masih cukup tinggi. Maka dari itu, mitigasi bencana harus dilakukan secara mandiri,” pinta Wakil Bupati menyikapi banjir yang terjadi di beberapa kawasan di Kabupaten Pasuruan dalam beberapa hari terakhir.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan Ridwan Harris menambahkan, masyarakat sudah sepatutnya memperhatikan betul rilis prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi angina dan Geofisika (BMKG). Sehingga dapat digunakan sebagai acuan bertindak dalam upaya mengantisipasi potensi banjir.

”Pesan kami, jangan pernah meremehkan peringatan cuaca yang disampaikan Pemkab Pasuruan melalui Kecamatan, Pemerintah Desa maupun lembaga terkait. Minimal jika diberikan early warning system, masyarakat kami harapkan bisa melakukan evakuasi mandiri dan menyelamatkan barang benda berharganya ke tempat yang lebih aman,” tuturnya kepada Humas Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Sekretariat Daerah Kabupaten Pasuruan siang tadi, Selasa (18/1/2022).

Ditambahkan Harris, rilis prakiraan cuaca dari BMKG merupakan bagian dari deteksi dini terhadap potensi bencana. Maka dari itu, masyarakat diminta tidak mengabaikannya begitu saja. 

“Kami berharap, early warning system bukan hanya teoritis tapi bisa dilaksanakan dengan mudah. Bisa diumumkan di mushiola, masjid, grup WA medsos. Kami berharap agar masyarakat selalu memantau informasi prakiraan cuaca BMKG dari WA Story, IG yang dimiliki lembaga pemerintah. Sehingga bisa memrpediksi potensi terjadinya hujan deras,” pintanya. (Eka Maria) 

  

 

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
33 Truk Operasional Koperasi Merah Putih Mulai Disalurkan ke Desa/Kelurahan

Fasilitas hingga sarana dan prasarana yang ada di dalam Koperasi Desa/Kelurahan...

Article Image
Terima LKPJ Bupati Pasuruan 2025, Wabup Shobih: Rekomendasi Akan Tentukan Arah Kebijakan Strategis

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Paripur...

Article Image
Pondok Pesantren Ngalah. Konsisten Pertahankan Nilai-Nilai Multikulturalisme Bangsa

Kita ketahui bersama, Indonesia adalah negeri yang dikenal akan keberagaman suku...

Article Image
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa Kronto, Lumbang

Meski tak sebanyak tahun lalu, pesona buah durian di Desa Kronto, Kecamatan Lumb...

Article Image
Resmikan Rizqy Sport Center. Mas Rusdi Acungi Jempol Masyarakat Bantu Pemerintah Majukan Perolahragaan di Daerah

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo meresmikan Rizqy Sport Center, Sabtu (4/4/2026).Pe...