Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Meski Bandel, Satpol PP Kabupaten Pasuruan Terus Razia Warung Makanan Yang Buka Usaha Sebelum Jam 3 Sore

Gambar berita
06 Juni 2017 (19:05)
Pelayanan Publik
3390x Dilihat
0 Komentar
admin

Selama Bulan Suci Ramadhan, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pasuruan terus mengingatkan setiap pemilik rumah makan, warung maupun sejenisnya, untuk tak berjualan makanan minuman sebelum pukul 3 sore.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko mengatakan, puluhan personel diterjunkan setiap hari untuk melakukan razia ke seluruh usaha makanan minuman di hampir semua kecamatan se-Kabupaten Pasuruan. Dalam razia tersebut, para personel dilengkapi dengan surat perintah sekaligus kesepakatan bersama antara Bupati Pasuruan, Forpimda dan para alim ulama/tokoh masyarakat/LSM dan lain sebagainya.

“Kita tidak hanya menunjukkan surat saja, akan tetapi kita tempelkan di setiap usaha mamin dengan harapan dapat dipahami bahwa ini bukan larangan berjualan, melainkan pengaturan jam berjualan, itu yang perlu diperhatikan,” kata Yudha di sela-sela razia usaha makanan minuman di Desa Sungi, Kecamatan Kraton, Selasa (06/06/2017).

Ditambahkannya, pihaknya memberikan kesempatan kepada warung dan rumah makan agar buka pada jam 15.00, akan tetapi hanya hanya untuk dibungkus atau dibawa pulang, tidak makan di tempat. Hal itu dilakukan untuk menghormati muslim yang sedang berpuasa.

“Sekali lagi kami tegaskan bahwakami tidak melarang, melainkan hanya memberikan pengaturan jam buka usaha saja. Khusus untuk penjual makanan minuman, baik PKL (pedagang kaki lima), warung pinggir jalan sampai rumah makan, seluruhnya kami sudah sampaikan untuk tidak menjual makanan minuman sebelum jam 3 sore,” tegasnya.

Hanya saja, meski terus melakukan razia, Satpol PP masih menemukan sejumlah pedagang yang masih berani berjualan di siang bolong dengan sengaja. Kata Yudha, dari semua pemilik usaha mamin, paling banyak yang bandel adalah PKL, di mana secara terang-terangan mereka berjualan mulai pukul 11.00 WIB.

“Kalau ditanya tentang tindakan tegas, kami hanya melakukan pendekatan persuasif saja, sehingga kami hanya menghimbau atau menegur secara lisan. Oleh karenanya, meskipun himbauan kami tidak diindahkan, kami akan terus merazia, karena ini adalah penegakan Perda,” urainya.

Sementara itu, selain usaha mamin, Satpol PP juga melakukan razia petasan ke sejumlah pedagang. Hal itu perlu dilakukan karena menjual petasan atau bentuk lainnya dapat mengganggu ketenangan orang berpuasa.

“Kalau petasan tidak menjadi prioritas, tapi kalau kami menemukan, maka kami himbau untuk tidak menjualnya, karena banyak bahaya yang ditimbulkan,” singkat pria yang sebelumnya menjabat Kepala Bakesbangpol itu. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali

Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Region...

Article Image
33 Desa di Kabupaten Pasuruan Telah Ditetapkan Sebagai Desa Tangguh Bencana

Sebanyak 33 desa di Kabupaten Pasuruan kini telah ditetapkan sebagai Desa Tanggu...

Article Image
Ikuti Rapat Dengar DPR RI. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Terus Perjuangkan Kepastian Hukum Warga Lekok Sampai Tuntas

Persoalan sengketa lahan antara masyarakat dan TNI Angkatan Laut (TNI AL) di sal...

Article Image
Ajak Lansia Berdaya. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Panen Sayur dan Ikan di RSUD Grati

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan bersama RSUD Grati punya cara tak biasa dal...

Article Image
Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Generasi Muda Jadikan Jamu Sebagai Gaya Hidup Sehat

Tim Penggerak PKK bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan punya cara untuk me...