Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Menyaksikan Dari Dekat "Ruwatan Tirta Amerta Sejatining Rogo" Kaliandra Sejati

Gambar berita
29 Juli 2024 (02:39)
Budaya
2222x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar


Setelah 7 tahun vakum, Yayasan Kaliandra Sejati kembali menggelar Ruwatan.

Ritual pembersihan diri dari hukuman atau kutukan yang membawa sial tersebut digelar di depan Rumah Kolonial yang berada di dalam Kawasan  Kaliandra, Minggu (29/7/2024) sore.

Pantauan di lapangan, ritual ruwatan dimulai sekitar pukul 15.30 WIB, dan diawali dengan Kirab Rama Shinta beserta para tokoh adat yang terlibat dalam upacara. Barulah setelah semuanya tiba, acara dilanjutkan dengan ruwatan.

Atmadja Tjiptobiantoro selaku Owner Yayasan Kaliandra Sejati juga hadir dan ikut ambil bagian dari Ruwatan. Ada pula Wakapolres Pasuruan, Kompol Hari Azis; Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Agus Hari Wibawa, Muspika Kecamatan Prigen hingga ratusan warga sekitar yang antusias mengikuti  satu persatu prosesi ruwatan mulai awal sampai selesai.

Manager Operasional Yayasan Kaliandra Sejati, Diyanto menjelaskan, dalam Ruwatan Tirta Amerta Sejatining Rogo kali ini, total ada 10 orang yang berpartisipasi. Dari jumlah tersebut, 3 orang diantaranya dari internal Kaliandra dan 7 lainnya adalah masyarakat umum.

"Padahal jauh-jauh hari sudah kami umumkan melalui Instagram, kemudian selebaran-selebaran dan promosi lainnya. Dan yang berpartisipasi hanya 7 orang dari masyarakat umum dan 3 orang dari Kaliandra sendiri," jelasnya.

Kebanyakan, para peserta Ruwatan adalah anak tunggal ataupun masyarakat yang menjaga teguh seluruh tradisi budaya jawa, salah satunya ruwatan.

Selama ruwatan, Kaliandra melibatkan 25 tokoh adat yang tergabung dari beberapa daerah seperti Malang, Blitar, Mojokerto, Sidoarjo, Surabaya dan Pasuruan.

Harapannya, setelah ruwatan selesai, para peserta bisa lega dan merasakan sebuah energi yang baru, sehingga dapat beraktifitas dengan lebih semangat.

"Karena ruwatan itu membuang hal-hal yang menempel pada tubuh, baik sengaja maupun tidak. Dan begitu selesai diruwat, mudah-mudahan menjadi energi yang baru, dan efeknya semua aktifitas jadi lebih semangat," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Agus Hari Wibawa mengapresiasi Kaliandra yang melestarikan tradisi Ruwatan sebagai budaya khas masyarakat Jawa.

"Harus kita apresiasi karena tetap mempertahankan budaya jawa meski kita hidup di era digitalisasi seperti sekarang ini, " ucapnya.

Ke depan, Agus berharap kepada desa-desa maupun pihak lain yang memiliki kegiatan serupa, untuk segera dilaporkan kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

Nantinya, Dispar akan memfasilitasi dalam bentuk event maupun support lainnya.

"Bagi desa, kelurahan atau pihak lain yang menggelar ruwatan atau sedekah bumi atau budaya lainnya, segera dapat melapor ke kami, karena  akan kami data dan support event pada mereka, sehingga gelaran yang dilakukan bisa kami up dan diketahui oleh publik," harapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gus Shobih Lantik 11 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Pasuruan

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori melantik sebanyak 11 orang pejabat administ...

Article Image
DWP Kabupaten Pasuruan dan Finna Food Gelar Lomba Memasak Berbahan Dasar Udang

Puluhan Tim dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari seluruh OPD maupun Kecamatan...

Article Image
Mas Rusdi Resmikan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan

Warga Kota dan Kabupaten Pasuruan kini tak perlu repot-repot ke luar daerah untu...

Article Image
Kebun Raya Purwodadi Miliki Koleksi Tanaman Biji-Bijian Terlengkap se-Indonesia

Bersantai sambil menikmati sejuknya udara dari pepohonan yang rimbun plus mend...

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...