Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Menilik Pembibitan Pisang Cavendish Di Desa Kalirejo Kecamatan Gondangwetan Yang Tembus Supermarket

Gambar berita
13 April 2021 (10:10)
Umum
5463x Dilihat
0 Komentar
admin

Bagi warga Pasuruan terutama Kabupaten Pasuruan, mungkin banyak yang belum mengetahui bahwa salah satu daerahnya merupakan penghasil Pisang Cavendish. Komoditi pertanian yang merupakan salah satu primadona bagi penikmat buah ini mampu tumbuh subur di Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan.

Adalah Muhammad Shiddiq, warga Dusun Lodo, Desa Kalirejo Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan yang merupakan inisiator pembibitan pisang Cavendish tersebut. Berawal pada tahun 2015, pembibitan mulai dilakukan bersama petani sekitar di desanya. Sehingga pada tahun 2016-2017 mampu menghasilkan produksi dalam skala kecil dan menengah dengan total 700 pohon dengan luas 3000m2.

Dengan seiring berjalannya waktu, permintaan akan pisang cavendish dengan brand “Aca Banana” mliknya ini semakin tinggi dan menuntut Shiddiq serta rekan-rekan petani untuk menambah pasokan proses produksi. Menurut penuturan Shiddiq, luas lahan yang ditanami pisang Cavendish pada tahun 2021 sebesar 17 hektar. Hal tersebut tentunya berpengaruh pada kapasitas produksi dan tentunya mampu memenuhi permintaan pasar bahkan dia mengaku harus mengimpor dari derah lain di Jawa Timur seperti Kediri, Blitar, Tulungagung,Mojokerto dan daerah lainnya.

“Memang karena permintaan pasar yang semakin besar, kita sampai harus mengimpor bahan baku yaitu pisang dalam kondisi setengah matang dari, Kediri,Blitar,Tulungagung,dan Mojokerto untuk kemudian kita matangkan melalui cold storage tersebut. Karena memang kalau hanya bergantung pada pasokan dari lahan kami masih belum bisa mencukupi”,ujar Shiddiq.

Tepatnya pada tahun 2020, Shiddiq dan kawan-kawan berhasil menembus pasar minimarket dan supermarket. Dengan perjanjian tertentu dia dan kawan-kawan petani lainnya dituntut untuk selalu menjaga kualitas dan kuantitas produksi pisang cavendishnya. Terkait dengan pandemic Covid-19, Shiddiq berujar bahwa memang pada awalnya cukup memengaruhi produksi dan pemasaran pisang Cavendish. Akan tetapi dia dan rekan-rekan petani terus berupaya hingga akhirnya mampu menstabilkan antara produksi dan pemasaran seperti sedia kala.

“Di awal masa pandemia, memang kami sempat terdampak juga. Akan tetapi dengan kesadaran masyarakat bahwa untuk meningkatkan imun salah satunya adalah mengonsumsi sayur dan buah, maka lambat laun produksi dan pemasaran pisang cavendish "Aca Banana" ini dapat stabil bahkan meningkat”,tambahnya. (dnd)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Ratusan PJU Smart System di Kabupaten Pasuruan, Segera Terpasang

Sebentar lagi, ratusan penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Pasuruan akan b...

Article Image
Dewan Pesantren Kabupaten Pasuruan Tempat Kantor Baru

Usai dikukuhkan pada akhir tahun 2025 lalu, Dewan Pesantren Kabupaten Pasuruan...

Article Image
Promo Tiket Murah. Ribuan Wisatawan Serbu Saygon Waterpark

Musim liburan sekolah seperti saat ini, tempat wisata Saygon Waterpark Pasuruan...

Article Image
Wabup Shobih Lepas 1000 Lebih Peserta MTB di Bangil Kota Baru Sekaligus Apresiasi Kontribusi Rumah Subsidi

Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori mengapresiasi penyelenggaraan event Moun...

Article Image
Hadiri Seminar HUT IBI ke 75. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Bidan Semangat Turunkan AKI, AKB dan Stunting

Ratusan bidan se-Kabupaten Pasuruan mengikuti seminar Kesehatan dalam rangka HU...