Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Membludak, Jumlah Pendaftar Pelatihan Ketrampilan Kerja di BLK Kabupaten Pasuruan Naik 100%

Gambar berita
12 Maret 2018 (11:35)
Pelayanan Publik
5189x Dilihat
0 Komentar
admin

Terhitung sejak diresmikan, jumlah peserta yang mendaftar untuk mengikuti pelatihan di UPT Latihan Kerja Daerah (LKD) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pasuruan terus meningkat.

Bahkan, peningkatan jumlah pendaftar dalam tiga tahun terakhir mencapai 100% atau dua kali lipat dari jumlah pendaftar setiap tahunnya.

Endang Dwi Widayanti, Kasubag TU UPT LKD Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pasuruan mengatakan, untuk tahun 2015, jumlah pendaftar mencapai 536 orang. Di tahun berikutnya meningkat drastis menjadi 1193 orang dan berlanjut lagi hingga di tahun 2017 dengan total pendaftar mencapai 2127 orang.

“Kalau pendaftaran tetap kita buka. Contohnya saja mulai bulan Januari sampai maret tahun ini sudah ada 564 orang. Akan tetapi, karena keterbatasan anggaran dan berdasarkan kuota juga, maka kita akan melakukan seleksi dari seluruh pendaftar,” kata Endang di sela-sela kesibukannya, Senin (12/03/2018).

Kuota yang dimaksud adalah jumlah yang dibuka untuk pelatihan ketrampilan kerja. Kata Endang, jumlah kelas yang dibuka hanya sebanyak 10 jurusan, yakni otomotif Roda 2, otomotif Roda 4, menjahit, komputer, bordir, TPHP, Listrik, dan Las. Sehingga bisa dikatakan seluruh kelas tak bisa menyerap semua pendaftar.

“Yang kami lakukan akhirnya menyeleksi dari ribuan pendaftar, utamanya berdasarkan lulusan dan kompetensi yang dimilikinya. Itulah yang menjadi sebuah hal yang tidak bisa kita lakukan apa-apa, karena semuanya memang berdasarkan kuota,” imbuhnya.

Ditambahkannya, setiap jurusan menyelenggarakan 4-5 gelombang pelatihan atau angkatan setiap tahun. Setiap angkatan butuh waktu 240 jam atau selama sebulan. Selama mengikuti pelatihan, para peserta mendapatkan fasilitas berupa ATK (alat tulis kantor), modul, materi, seragam pelatihan dan olahraga, makanan dan minuman, serta bantuan uang transport.

"Kebanyakan peserta berasal dari lulusan SMK dan SMA. Kecuali untuk jurusan Batik, Menjahit dan Bordir bisa dari lulusan SMP dengan syarat usianya di bawah 30 tahun,” beber Endang. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Balai Besar TNBTS Umumkan Seluruh Akses Wisata ke Gunung Bromo dari Semua Wilayah, Ditutup

Untuk mengefektifkan upaya pemadaman kebakaran di kawasan Gunung Bromo, Balai Be...

Article Image
Sistem Pengelolaan Sampah di TPA Wonokerto Terus Ditingkatkan

Sistem pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)  Wonokerto, teru...

Article Image
Pemkab Pasuruan Dorong Peningkatan Level Puluhan Desa Maju Jadi Desa Mandiri

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan tahun ini mendorong peningkatan status da...

Article Image
Belasan Tahun Tak Diperbaiki. Jalan Poros di Desa Watuprapat Nguling, Kini Dibangun Kembali

Warga Desa Watuprapat, Kecamatan Nguling berucap syukur. Sebab selama 14 tahun t...

Article Image
1-31 Agustus 2026. Ayo Manfaatkan Layanan Pembebasan Pajak Daerah

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indones...