Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali menyelenggarakan Manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jailani. Digelar di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti pada hari Senin (14/10/2024) malam, kegiatan bernuansa religius tersebut dihadiri oleh Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Nurkholis bersama Sekretaris Daerah Yudha Triwidya Sasongko dan Asisten Pemerintahan dan Kesra, Diano Fela Very Santoso. Berikut, Asisten Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Jati Permana dan Asisten Administrasi Umum, Digdo Sutjajho.
Kegiatan juga dihadiri oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) keluarga besar Pemerintah Kabupaten Pasuruan, baik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun Kecamatan. Tidak terkecuali diikuti oleh jajaran Forkopimda dan tokoh agama dari 24 Kecamatan.
Dalam arahan singkatnya, Pj. Bupati Nurkholis menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Sekaligus berharap agar ke depannya Manakib tetap terlaksana secara rutin.
"Yang sama-sama kita hormati para alim ulama, Pak Sekda, Kepala Berangkat Daerah, para Camat, jajaran Forkopimda dan seluruh tamu undangan. Syukur alhamdulillah pada malam hari ini, kita bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Insyaallah ke depannya lebih kita istiqomahkan kembali setiap bulannya pada Senin malam Selasa Kliwon atau dalam kepercayaan Jawa disebut Hari Anggara Kasih," ucapnya.
Masih di momen yang sama, pria yang sebelumnya menjabat sebagai Pj. Walikota Probolinggo tersebut tak lupa mengajak seluruh ASN dan masyarakat Kabupaten Pasuruan agar senantiasa menjaga ketentraman dan kondusifitas wilayah. Terlebih menjelang pelaksanaan Pilkada yang sudah di depan mata.
"Segala upaya kita lakukan agar Kabupaten Pasuruan ini menjadi tentram, aman dan damai. Apalagi menjelang Pilkada yang sebentar lagi dilaksanakan. Mudah-mudahan kita semua, masyarakat Kabupaten Pasuruan diberikan kesehatan. Mudah-mudahan ikhtiar kita untuk berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui Manaqib ini diijabahi," tuturnya.
Di penghujung sambutannya, Pj. Bupati Nurkholis mengapresiasi terselenggaranya forum silaturahmi doa bersama yang dipenuhi dengan shalawat kepada Nabi Muhamamd SAW tersebut. Seraya berharap agar seluruh peserta dapat memetik hikmah dan 'ibrah dari Manaqib untuk kemudian dijadikan sebagai panduan dalam kehidupan sehari-hari.
"Pembacaan Manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jailani dan doa bersama ini diantara ikhtiar yang harus terus kita lakukan. Bermunajat dan memohon kepada Allah SWT agar dijauhkan dari bencana dan marabahaya, dihindarkan dari kesulitan dan ancaman. Dan direkatkan melalui ikatan NKRI," pungkasnya. (Eka Maria)
Komentar