Agar pembangunan di sektor pertanian jauh lebih maju, Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Nurkholis tidak jemu-jemunya mendorong petani milenial untuk meningkatkan ketrampilan dan memanfaatkan teknologi. Ajakan itu disampaikannya pada saat membuka "Mimbar Sarasehan" Pemerintah Daerah dan Petani-Nelayan Kabupaten Pasuruan yang digelar di Gedung Pertemuan UPT Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Kecamatan Wonorejo.
Menurut hemat pria kelahiran Banyuwangi yang saat ini menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur tersebut, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan yang mumpuni adalah keniscayaan bagi petani milenial. Ditambah lagi dengan kemampuan mengakses informasi, mengadopsi teknologi serta menjalin kemitraan dengan pihak lain. Sehingga dapat mewujudkan kerjasama dan konektivitas antar Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA).
"Melalui Mimbar Sarasehan ini, silahkan didiskusikan aspirasi petani dari hasil rembug KTNA. Bisa berupa usulan dan permasalahan pertanian yang dihadapi. Sehingga bisa menghasilkan rumusan kesepakatan untuk dijadikan sebagai bahan kebijakan pembangunan pertanian ke depannya," pintanya pada hari Senin (16/12/2024).
Lebih lanjut, Pj. Bupati Nurkholis juga membagikan motivasinya kepada petani maju agar bersinergi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan. Sekaligus memaksimalkan potensi diri sebagai pemimpin dan pembaharu pertanian di wilayahnya masing-masing. Bersama-sama melaksanakan program-program pertanian di semua tingkatan.
"Hari ini dari temen temen ada beberapa materi yang dibahas. Semoga nantinya bisa diselaraskan dengan misinya Bupati terpilih. Jadi Panjenengan semua tidak jalan sendiri dan bisa terus didukung Pemerintah Daerah. Makanya harus ada koordinasi langsung, memastikan keselarasan program," tuturnya.
Masih di momen yang sama, Pj. Bupati Nurkholis menyerahkan ribuan bibit tanaman buah-buahan dan rempah-rempah kepada para petani. Masing-masing, 650 bibit Mangga Putar 650, 1.500 bibit Alpukat dan 1.300 bibit Cengkeh. Secara simbolis diserahkan kepada beberapa Kelompok Tani.
"Pada prinsipnya Bapak Ibu sekalian, saya menyambut baik acara hari ini. Di Kabupaten Pasuruan ini ada prestasi-prestasi membanggakan di bidang pertanian. Ada Kecamatan Tosari, Tutur, Puspo. Kemudian ada lagi juara 3 kreativitas inovasi. Panjenengan luar biasa. Sekali lagi selamat kepada yang terbaik, terimakasih kepada setiap orang yang berpartisipasi dan berkontribusi," pungkasnya.
Dalam forum diskusi dan evaluasi yang dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Bakti Jati Permana dan Ketua KTNA Kabupaten Pasuruan, Bakir tersebut menghadirkan para petani maju yang telah menorehkan prestasi membanggakan di tahun 2023 dan 2024. Sebut saja Mochammad Priyono, petani milenial Kecamatan Tosari peraih Juara Terbaik III Duta Petani Andalan Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2023; Rohmad Abadi, petani Kecamatan Purwodadi meraih Juara II Kelompok Perhutanan Sosial dengan Komoditas Biji Kopi Terbaik Tk. Provinsi Jawa Timur Tahun 2023 dan Mochammad Priyono, petani milenial Kecamatan Tosari peraih Juara 2 Inovasi Teknologi (SI-KENTO) Tingkat Kabupaten Pasuruan Tahun 2024 dan Juara 3 Lomba Petani Milenial Inovatif (Perbenihan Kentang Merah Sistem In Vitro) Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2024.
Turut hadir pula, Ahmad Dedik, petani milenial Kecamatan Tutur peraih Juara 3 Inovasi Teknologi (Tlogomakmur) Tingkat Kabupaten Pasuruan Tahun 2024 dan Synta Shofiatul Khusniah, petani milenial Kecamatan Rembang peraih Juara Harapan 2 Inovasi Teknologi (Teh Bunga Sedap Malam) Tingkat Abupaten Pasuruan Tahun 2024 dan Juara 3 Lomba Kreatifitas dan Inovasi Teknologi Pertanian (Krenotek Tani) Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2024. Berikut, Moch. Husni Hasyim, petani milenial Kecamatan Puspo peraih Juara Harapan 3 Inovasi Teknologi (Mangkas Kopi) Tingkat Kabupaten Pasuruan Tahun 2024. (Eka Maria)
Komentar