Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kunjungi Pasuruan. Wakil Kepala BGN Tegaskan Seluruh SPPG Harus Memiliki SLHS

Gambar berita
11 Desember 2025 (16:21)
Kesehatan
1483x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh daerah di Indonesia, terus dievaluasi. Salah satunya di Pasuruan.

Seperti yang terlihat pada Kamis (11/12/2025). Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang berkunjung ke Pasuruan untuk memberikan sosialisasi sekaligus pemahaman aturan yang harus dijalankan oleh seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota maupun Kabupaten Pasuruan. 

Pantauan di lokasi, Nanik hadir di Pasuruan bersama ⁠Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah 2, Brigjend TNI Albertus Dony Dewantoro serta ⁠Direktur Pemenuhan Gizi, Enny Indarti.

Kehadiran mereka bertiga disambut hangat oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo serta Walikota Pasuruan, Adi Wibowo dan Wakil Walikota Pasuruan, Muhammad Nawawi. 

Dalam sambutannya, ⁠Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah 2 BGN, Brigjend TNI Albertus Dony Dewantoro meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pasuruan untuk segera mengurus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Sertifikat tersebut bisa diurus ke Dinas Kesehatan demi dapat menjamin keamanan pangan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Jangan diam menunggu kapan itu keluar, tapi koordinasikan dengan Korcab dan Korwil harus jemput bola. Koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat," katanya. 

Sampai saat ini, dari  42 SPPG yang ada di Pasuruan, ternyata hanya ada 11 SPPG yang memiliki SLHS. Sedangkan lainnya sudah didaftarkan, tinggal diverifikasi dan penerbitan. 

Oleh karena itu, Albertus meminta seluruh SPPG untuk segera menyelesaikan kewajiban ini. Sekaligus penerapan tugas dan SOP yang jelas dan terpampang besar di setiap SPPG supaya seluruh pekerja memahaminya dengan sangat baik.

"Tolong dibuatkan tugas dan SOP agar mereka bisa baca. Jangan kertas kecil, tapi kertas ukuran 1 meter kali 80 cm, tertera apa saja kewajiban dan larangan pegawai SPPG," tegasnya. 

Sementara itu, Bupati Rusdi Sutejo menegaskan sebagian SPPG di Kabupaten Pasuruan telah memiliki sertifikat SLHS. Sedangkan sisanya masih berproses di Dinas Kesehatan. Lantaran harus dipastikan betul bahwa standar kesehatan dan kebersihan di dapur SPPG sampai proses dan penyajian maupun makanan yang akan diberikan ke siswa, memenuhi standart. 

"SLHS di Kabupaten Pasuruan, sebagian SPPG di Kabupaten Pasuruan sudah bersertifikat, dan lainnya masih berproses karena Dinkes mengeluarkan sertifikat dihitung betul dan hati-hati biar menjadi koreksi kalau memang ada kekurangannya," tegasnya. 

Lebih lanjut Mas Rusdi - sapaan akrab Bupati Pasuruan ini menjelaskan bahwa seluruh bahan pokok untuk diolah di SPPG berasal dari lokal Kabupaten Pasuruan dan stoknya aman.

"Mulai dari sayur, telur ayam, daging ayam, semuanya aman dan tercukupi," singkatnya. 

Di akhir sambutannya, Mas Rusdi berpesan agar seluruh SPPG tak malu untuk bertanya sekaligus berkoordinasi dengan banyak pihak. Termasuk SPPG yang lebih dulu berhasil dalam segala hal.

"Karena saya lihat rata-rata anak muda yang optimismenya sangat tinggi. Maka dari itu, semua SPPG harus berkoordinasi dengan banyak pihak. jangan malu bertanya, kalau ada kekurangan, belajar ke dapur yang sudah baik," himbaunya. (emil)


 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pastikan Ternak Bebas Penyakit Menular, Layak dan Hasilkan Daging yang ASUH, DKP3 Kabupaten Pasuruan Lakukan Pemeriksaan Ante Mortem

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian da...

Article Image
Mas Rusdi: Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2026/2027 Harus Bersih, Bebas Penyimpangan dan Semua Anak Harus Sekolah

Seleksi Penerimaan Murid Baru jenjang SMP Negeri tahun ajaran 2026/2027 di Kabup...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Rapat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah Kementerian ATR/BPN

Dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional di tengah laju pembangunan yang ma...

Article Image
3 Raperda Non APBD Kabupaten Pasuruan Tahun 2026 Disahkan Jadi Perda

Tiga Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) Non APBD Tahun 2026, disahkan menjadi...

Article Image
Tekan Pengangguran Terbuka, Disnaker Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang II

Setelah sukses dengan gelombang pertama, Pemerintah Kabupaten  Pasuruan mel...