Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kunjungan Terus Meningkat, Wisatawan Yang Akan ke Bromo Dikenai Tarif Retribusi

Gambar berita
14 Juli 2018 (17:16)
Pariwisata
3533x Dilihat
0 Komentar
admin

Selain Pemandian Alam Banyubiru dan Danau Ranu, Grati, Pemerintah Kabupaten Pasuruan telah menambah satu lagi lokasi pariwisata yang ditarik retribusi dalam tahun ini, yakni Tosari.

Penarikan retribusi tersebut seperti yang disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pasuruan, Agung Mariyono, di sela-sela kesibukannya, Rabu (18/07/2018). Menurutnya, wisatawan yang akan ke Bromo akan dibebankan tiket masuk ke Tosari yaitu wisatawan lokal sebesar Rp 5 ribu dan wisatawan mancanegara sebesar Rp 10 ribu.

“Sebelum ditarik retribusi, kita sudah menggodok lama rencana penambahan titim retribusi sejak tahun lalu. Tepatnya awal tahun 2017 kita menggagas rencana untuk bagaimana bisa menambah PAD dari retribusi tempat pariwisata, karena sampai sekarang hanya dua tempat saja, yakni Banyubiru dan Ranu Grati,” katanya.  

Dijelaskan Agung, rencana penarikan retribusi di Tosari akan dilakukan pada pertengahan bulan juli ini, sehingga wisatawan yang akan menuju Tosari akan dikenai tarif pada saat sampai di pos penarikan tiket di Banyupetung, Tosari. Hanya saja, penarikan retribusi di Banyupetung ini sifatnya hanya untuk sementara dan bertahap nantinya akan diberlakukan di dua lokasi, di tahun 2019 mendatang.

”Masih tentative, jadi belum kita tentukan jadi permanen. Kita perkirakan tahun depan baru semuanya efektif, dalam artian sekalian dua tempat yang akan kita gunakan sebagai titik penarikan retribusi,” imbuhnya.

Dua tempat yang dimaksud yakni di Desa Ngadiwono dan Desa Baledono. Kata Agung, khusus untuk di Banyupetung, pihaknya akan menarik wisatawan baik yang dari arah Malang dan juga dari Pasuruan. Sedangkan untuk di Ngadiwono dan Baledono, Tosari, penarikan akan dilakukan kepada wisatawan yang masuk dari arah Malang.

“Mohon doanya saja supaya tempat-tempat pariwisata kita terus berkembang, dengan adanya penarikan ini, otomatis juga nantinya akan dipergunakan untuk meningkatkan fasilitas yang ada di tempat pariwisata,” singkat dia.

Sementara itu, saat ditanya alasan penarikan retribusi di Tosari ini, Agung mengatakan memang sudah saatnya, lantaran daerah lain seperti di Probolinggo daerah sekitar Bromo juga sudah ditarik karcis selain tiket masuk ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sendiri. Ditambah lagi dengan Perbup 31 tahun 2017 tentang petunjuk teknis pelaksanaan Perda Nomer 13 tahun 2016, di mana untuk tiket retribusi di Tosari , wisatawan lokal dikenai tariff sebesar Rp 5 ribu per orang dan wisatawan mancanegara ditarik Rp 10 ribu per orang.

“Memang seharusnya akhir tahun sudah direalisasikan. Akan tetapi kita juga menunggu evaluasi dari Pemprov Jatim melalui kebijakan Gubernur Jatim,” ungkapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...

Article Image
Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan Targetkan PAD Tahun Ini 3,6 Milyar

Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan menargetkan kenaikan pendap...

Article Image
Target Pendapatan RPH di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2025, Terlampaui

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi jasa p...

Article Image
Mengunjungi Gang Boneka di Desa Sumbergedang Pandaan

Berbisnis menjadi pilihan seseorang untuk meningkatkan taraf hidup menjadi semak...