Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan Tegaskan Masalah Stunting Jadi PR Besar Sampai Nol Kasus

Gambar berita
21 September 2023 (17:41)
Kesehatan
2282x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf menegaskan bahwa permasalahan stunting adalah PR (pekerjaan rumah) bersama yang harus terus diturunkan sampai nol kasus.

Penegasan ini disampaikan Lulis saat membuka forum penguatan intervensi prevalensi stunting di Kecamatan Sukorejo, Kamis (21/09/2023) siang.

Menurutnya, prevalensi stunting di Kabupaten Pasuruan berdasarkan bulan timbang dari tahun ke tahun, mengalami pernurunan. 

Hanya saja, meski kasusnya menurun, namun jumlah balita stunting di Kabupaten Pasuruan masih cukup banyak. Sehingga kasus stunting harus terus menjadi salah satu prioritas pembangunan non fisik yang terencana dengan baik.

"Semua pihak harus dilibatkan. Untuk itu, kami sebagai mitra kerja pemerintah mengajak berbagai pihak untuk berpartisipasi aktif dalam menurunkan angka prevalensi stunting di Kabupaten Pasuruan," katanya. 

Semua pihak yang dimaksud adalah pihak swasta, non pemerintah, ormas, akademisi, media, usaha kecil dan menengah (UKM) maupun mitra pembangunan.

Kata Lulis, TP PKK Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk terus membantu Pemerintah dalam menekan angka stunting. 

Berbagai upaya pun sudah dilakukan, seperti menggerakkan jaringan TP PKK yang memiliki struktur mulai dari Kecamatan hingga tingkat desa/kelurahan, melalui pemberdayaan masyarakat.

"Banyak sekali kegiatan yang kami lakukan. Harapannya dapat diteruskan oleh seluruh anggota hingga kader PKK. Karena keberhasilan pencegahan dan penurunan stunting ya karena partisipasi dan peran serta semua pihak yang kompak," tegasnya. 

Dengan forum penguatan seperti ini, istri Bupati Irsyad Yusuf ini berharap agar hasil yang disepakati bisa ditindak lanjuti dengan real action, dan menghasilkan rekomendasi untuk penurunan stunting sampai nol kasus.

"Sehingga Kabupaten Pasuruan bebas stunting, menjadi anak yang sehat berkualitas yang akhirnya tercapai daerah yang sejahtera, maslahat dan berdaya saing," terangnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...