Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kekompakan, Berbagi Peran dan Melek TIK Adalah Keniscayaan Dalam Ormas

Gambar berita
16 Oktober 2022 (21:08)
Pelayanan Publik
2767x Dilihat
0 Komentar
admin

Seluruh anggota Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gempol sudah sepatutnya senantiasa menjaga kekompakan berbagi peran serta saling bersinergi antar satu dengan yang lainnya. Harapan itu diungkapkan Bupati Irsyad Yusuf pada saat menghadiri pelantikan pengurus MWCNU Kecamatan Gempol hari ini, Ahad (16/10/2022).

Menurut Gus Irsyad sapaannya, pembagian peran tersebut sudah pasti sangat dibutuhkan dalam sebuah organisasi dengan tujuan untuk mempermudah koordinasi antar pengurus. Termasuk akan lebih mengefektifkan komunikasi yang terjalin  antar anggota MWCNU.

Di sisi lain, Bupati meminta kepada seluruh pengurus agar sesegera mungkin menerjemahkan semua ide pikiran dan gagasan dalam bentuk program kerja. Untuk kemudian direalisasikan dalam program kerja nyata.

“Pengurus terlantik harus berbagi peran. Mulai dari Ketua, Sekretaris, Bendahara juga anggota yang lain. Harus kompak dan saling bersinergi,” pintanya.

Ditambahkan Gus Irsyad, hal penting yang perlu diperhatikan betul oleh seluruh pengurus adalah inventarisir kepemilikan aset MWCNU Kecamatan Gempol. Tentunya harus dibarengi dengan pengoptimalan pemanfaatan kapasitas sumber daya. Misalnya dapat dilakukan dengan memaksimalkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Muaranya sudah pasti agar lebih memberikan manfaat bagi umat Islam dan Nahdlatul Ulama.

“Tantangan yang kita hadapi saat ini adalah pesatnya perkembangan teknologi digital dan medsos yang begitu deras. Karena itu, semua pengurus MCWNU Gempol wajib melek TIK. Hal itu juga untuk lebih mempermudah dalam berkoordinasi antar pengurus dan anggota lainnya,” jelas Bupati.

Masih di momen yang sama, Kepala Daerah menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan pengajian rutin yang digelar Muslimat NU Kecamatan Gempol. Terlebih aktivitas keagamaan tersebut sebagai bentuk upaya membentengi dan melindungi dari aliran yang bertentangan dengan Aswaja.

“Rutinan yang dilaksanakan oleh ibu-ibu muslimat bisa kembali dilaksanakan setelah dua tahun pandemi. Ini merupakan benteng kita untuk melindungi dari aliran-aliran yang bertentangan dengan Ahlus-Sunnah wal-Jama'ah,” tandasnya dalam kegiatan yang diadakan di lapangan MWCNU Gempol tersebut.

Agenda pelantikan dan pengurus MWCNU Kecamatan Gempol Masa Khidmat 2022 sampai 2027 tersebut dibarengi dengan peletakan batu pertama pembangunan kantor baru MWC NU Gempol di Desa Ngerong. Masing-masing dilakukan oleh Bupati Irsyad Yusuf, perwakilan dari Ulama serta Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan. (Iguh+Eka Maria)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Terima LKPJ Bupati Pasuruan 2025, Wabup Shobih: Rekomendasi Akan Tentukan Arah Kebijakan Strategis

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Paripur...

Article Image
Pondok Pesantren Ngalah. Konsisten Pertahankan Nilai-Nilai Multikulturalisme Bangsa

Kita ketahui bersama, Indonesia adalah negeri yang dikenal akan keberagaman suku...

Article Image
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa Kronto, Lumbang

Meski tak sebanyak tahun lalu, pesona buah durian di Desa Kronto, Kecamatan Lumb...

Article Image
Resmikan Rizqy Sport Center. Mas Rusdi Acungi Jempol Masyarakat Bantu Pemerintah Majukan Perolahragaan di Daerah

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo meresmikan Rizqy Sport Center, Sabtu (4/4/2026).Pe...

Article Image
Lembah Pendawa Pandaan. Hadirkan Nuansa Pulau Dewata Yang Memanjakan Mata

Bali, ikon pariwisata dunia asal Indonesia dikenal sebagai surganya dunia. ...