Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kapolres Pasuruan: Masyarakat Tidak Perlu Takut, Namun Tetap Mewaspadai Aksi Terorisme

Gambar berita
14 Mei 2018 (18:14)
Pelayanan Publik
3144x Dilihat
0 Komentar
admin

Masyarakat Kabupaten Pasuruan tidak perlu takut terhadap tindakan radikal dan aksi teror. Meski demikian tetap tidak boleh terlena terhadap situasi sekitar. Sebaliknya, harus tetap tenang dan waspada dengan terus meningkatkan kekompakan dan kebersamaan. Himbauan ini disampaikan Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokroseno dalam Forum Silaturahmi Forkopimda Plus yang siang tadi digelar di Mapolres Pasuruan, Senin (14/5/2018), menyikapi aksi terorisme bom bunuh diri di tiga tempat ibadah di kota Surabaya yang mengakibatkan 13 korban meninggal dunia.     

Diantara upaya memupuk rasa kebersamaan dilakukan dengan mengundang kembali Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh pemuda, tokoh masyarakat serta jajaran Forkopimda di Kabupaten Pasuruan dalam satu meja. Selain untuk merajut kebhinekaan dan kekompakan, forum pertemuan lintas elemen masyarakat dengan hastag #KamiTidakTakut #KitaBersatu #LawanTerorisme #PasuruanDamai tersebut juga bertujuan untuk menggelorakan 4 pilar kebangsaaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sebagai modal utama untuk melawan terorisme.

“Kami sangat prihatin terhadap kejadian aksi terorisme yang menimpa masyarakat dan keluarga besar Polri di Surabaya. Dengan kejadian di Surabaya, pesan yang perlu kami sampaikan ke masyarakat Kabupaten Pasuruan, kita tidak perlu takut, namun tidak boleh terlena juga terhadap situasi yang ada di tengah masyarakat. Insyaallah kalau kita bersama, kita bisa melawan aksi-aksi terorisme itu, terutama dalam hal pencegahan dan terus menggelorakan 4 pilar kebangsaan. Masyarakat juga bisa memberikan informasi segera kepada aparat keamanan terutama Polri selaku penjaga kamtibmas”, tandasnya.

Kepada Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan, Kapolres Pasuruan mengatakan, situasi kondusif dan aman dapat tercipta jika ada sinergi harmoni antara Polres Pasuruan bersama pilar plus penjaga kamtibmas lainnya. Masing-masing, TNI, Pemerintah Daerah mulai dari level Kabupaten sampai level terbawah, Babinsa, Babinkamtibmas serta tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda. Ia optimis, jika kondisi yang saat ini sangat guyub dan saling toleransi  antar umat beragama di Kabupaten Pasuruan semakin ditingkatkan, maka dapat menangkal dan mengantisipasi munculnya bibit-bibit radikalisme di masyarakat. Sehingga tindakan intoleransi tidak sampai berkembang di Kabupaten Pasuruan. (Eka Maria)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cerita Tri Mulyo. 30 Tahun Bertahan Hasilkan Sepatu dan Sandal Tak Kalah dengan Produk Luar Negeri

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil.3 kata ini menggambar...

Article Image
Olimpiade MI Pertama di Kabupaten Pasuruan. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tahun Depan Acaranya Harus Lebih Sukses

Untuk pertama kalinya, ada Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan.O...

Article Image
Wabup Gus Shobih Buka Liga Sepak Bola Piala Bupati Pasuruan Antar Pelajar SMP Sederajat

Momen Piala Dunia 2026 sepertinya memotivasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Digembleng Militer

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Ne...

Article Image
Resmikan Tutur Agrotourism Festival 2026, Gus Shobih Ajak Semua Pihak Bantu Promosikan Wisata dan UMKM Lokal

Tutur Agrotourism Festival 2026 resmi dibuka di kawasan Agro Wisata Bhakti Alam,...