Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Jelang Tahun Ajaran Baru, Bupati Irsyad Yusuf Warning Kepala Sekolah Agar Tak Ambil Kebijakan Sendiri

Gambar berita
01 Juli 2021 (12:55)
Pendidikan
7505x Dilihat
0 Komentar
admin

Bupati Irsyad Yusuf mewarning para kepala sekolah negeri dan swasta se-Kabupaten Pasuruan, agar tidak mengambil kebijakan sendiri dalam menentukan system pembelajaran bagi siswa.

Warning tersebut disampaikan Gus Irsyad, sesaat setelah menghadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke 75 secara virtual di Mapolres Pasuruan, Kamis (01/07/2021).

Menurutnya, warning ini penting disampaikan, mengingat sampai detik ini, Pemkab Pasuruan masih menunggu kebijakan Pemerintah Pusat dalam hal pembelajaran tatap muka (PTM) ataupun daring (dalam jaringan) jelang dimulainya tahun ajaran baru 2021/2022, awal bulan ini.

“Saya warning untuk semua kepala sekolah agar tak mengambil kebijakan sendiri. Mengingat situasinya seperti ini, harus menunggu kebijakan yang akan diambil oleh Pemerintah,” katanya.

Seperti diketahui, dalam tiga minggu terakhir, kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Bahkan, Gus Irsyad mengaku kaget ketika dalam 1 hari, tercatat sampai ada 50 warga yang dinyatakan Positif Covid-19.

Dari jumlah tersebut, ada 1-2 warga terpapar yang ternyata berstatus pelajar alias anak-anak. Untuk itu, apabila ditarik garis lurus, anak-anak harus menjadi perhatian dalam mengantisipasi semakin meluasnya penyebaran virus corona. Salah satunya tentang pembelajaran di sekolah.

“Karena kondisinya sampai hari ini masih kurang baik, maka saya minta semua kepala sekolah terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan. Saya akan terus memantau supaya tahu kebijakan apa yang nanti saya ambil, tentunya linear dengan kebijakan pusat,” terangnya.

Ditegaskan Gus Irsyad, warning ini bukan berarti ada temuan kepala sekolah yang membuat kebijakan semaunya sendiri. Melainkan sebagai langkah antisipasi agar semua kepala sekolah dapat memahami langkah yang tepat, meski sekolahnya berada di wilayah kuning, atau bahkan Zona Hijau Covid-19.

“Bukan berdasarkan zonasinya, tapi lebih bagaimana menjaga agar yang hijau tetap hijau. Yang kuning bisa ke hijau, dan seterusnya,” tegasnya.

Lebih lanjut Gus Irsyad mengungkapkan bahwa apabila pemerintah pusat memperbolehkan PTM dengan syarat tertentu, maka Pemkab Pasuruan pun akan melakukan hal yang sama.

“Kalau sudah ada kebijakan baru, kami akan mereplikasinya dan terapkan di Kabupaten Pasuruan sesuai syarat yang ditetapkan,” tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...