Memasuki perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, harga buah di Pasar-Pasar tradisional di Pasuruan melonjak naik.
Seperti yang terlihat di Pasar Pasrepan, Senin (9/9/2024). Sejumlah pedagang buah yang memilih berjualan di pinggir jalan kompak menaikkan harga buah.
Yaqin (43), salah seorang pedagang buah nanas mengaku menjual nanas dengan harga yang bervariasi. Sebab tergantung dari besar kecilnya buah.
Untuk nanas berukuran paling besar ia jual dengan harga Rp25 ribu per 3 buah. Apabila dijual per buah maka harga pas nya adalah Ro 8500. Sedangkan nanas yang ukurannya lebih kecil dijual dengan harga Rp 22 ribu/3 biji; ada pula Rp 32 ribu/5 biji; Rp 20 ribu/3 biji hingga Rp 10 ribu/3 biji.
"Kalau paling mahal ya Rp 8500 per satu biji. Itu paling jumbo, tapi yang paling kecil ya Rp 2500 per satu buah," ungkapnya.
Dijelaskan Yaqin, nanas-nanas yang ia jual berasal dari Blitar dan semuanya berjenis nanas madu.
Di Pasar Pasrepan, ia mulai berjualan sejak Minggu (8/9/2024) kemarin, dan dalam seharian ia bisa mendapatkan untung hingga Rp 300 ribu.
"Namanya juga orang jualan, kadang dapat banyak kadang sedikit. Semoga hari ini dapat banyak seperti kemarin," katanya.
Saat ditanya selisih harga nanas yang dijual sebelum Maulud Nabi, Yaqin mengaku terpaksa menaikkan harga. Sebab selain kulakan buah yang naik, ia harus merogoh kocek lumayan banyak untuk ongkos transport.
"Transport nya Rp 950 ribu dari Blitar. Kulakannya juga naik, makanya saya naikkan harganya dari Rp 5000 per 1 biji untuk nanas jumbo jadi Rp 8500," terangnya.
Sementara itu, Subakti Utoma selaku Analis Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan mengaku belum mengecek kenaikan harga buah tersebut. Tapi, dia membenarkan bahwa setiap tahun menjelang perayaan maulid akan terjadi kenaikan harga buah.
"Hal yang wajar karena banyaknya permintaan," singkatnya. (emil)
Komentar