Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Jadi Pusat Lalu Lintas Ternak, Disnakeswan Kabupaten Pasuruan Disinfeksi Pasar Hewan

Gambar berita
08 Januari 2025 (06:18)
Kesehatan
1383x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Untuk menekan semakin meluasnya penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan intens melakukan penyemprotan desinfektan (disinfeksi) di sejumlah pasar hewan.

Seperti yang terlihat pada Rabu (8/1/2025) pagi, sejumlah petugas tampak sibuk melakukan penyemprotan desinfektan di semua area Pasar Hewan Grati. Penyemprotan tak hanya pada semua ternak sapi dan kambing yang diperjual belikan di sana, melainkan sampai kandang-kandang alias area tempat jual beli ternak hingga fasilitas di dalam Pasar Hewan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, drh Ainur Alfiah melalui Kabid Keswan, drh Panti Absari mengatakan, dalam seminggu terakhir, penyemprotan dilakukan setiap hari. Lokasinya pun bergantian dari semua pasar hewan yang ada di Kabupaten Pasuruan.

"Kemarin hari senin kita lakukan penyemprotan di Pasar Hewan Pandaan dan Gempol. Selasa di Pasar Bangil dan Wonorejo. Hari ini di Grati, Gondangwetan dan Tutur, besok kamis di Pasar Sukorejo dan hari jumat di Nguling," kata Panti di sela-sela monitoring penyemprotan desinfektan di Pasar Hewan Nongkojajar, Kecamatan Tutur.

Dijelaskannya, tujuan dilakukannya disinfeksi ini untuk mencegah penularan virus Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) pada ternak. Sebab Pasar Hewan merupakan salah satu lalu lintas perputaran ternak.

"Karena bukan tidak mungkin ada ternak yang sudah terpapar virus dan itu berasal dari pasar hewan. Makanya kita semprot desinfektan semuanya," ucap Panti.

Panti menyebut, pelaksanaan disinfeksi tidak hanya dilakukan sampai pekan ini saja. Tapi akan terus dilaksanakan hingga penyebaran kasus PMK mereda.

"Yang jelas sampai hari ini terus kita lakukan sampai beberapa hari ke depan. Semoga cepat mereda kasusnya," terangnya.

Tidak hanya disinfeksi, Panti menegaskan bahwa petugas juga melakukan pemeriksaan kondisi hewan-hewan ternak yang dijual di Pasar Hewan tersebut.  Langkah ini untuk memastikan hewan ternak dalam keadaan sehat.

Selain itu, pihaknya juga membagikan brosur berisikan pengetahuan seputar PMK dan cara pencegahan maupun penanganannya.

"Kita juga memeriksa ternak yang diperjualbelikan sembari petugas yang lain ikut membagikan brosur tentang PMK," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pangdiv 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi dan Wabup Pasuruan, Gus Shobih Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun...

Article Image
IDDA COFFEE. Kopi Nikmat Khas Kecamatan Tutur. Sweet, Spicy and Caramel

Kabupaten Pasuruan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi arabika dan...

Article Image
Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 4,07 Triliun

Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp4,07 Triliun, Fokuskan Anggaran...

Article Image
Pembangunan Pintu Pengendali Air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Winongan Rampung 100%

Pembangunan pintu pengendali air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Kecamatan Win...

Article Image
Puncak Hari Santri Nasional, Ribuan Masyarakat Kabupaten Pasuruan Diajak Bersholawat bersama Habib Bidin dan Majelis Az Zahir

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2026, Pemerintah Kabupaten...