Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Hujan Deras Berjam-jam Sebabkan 2 Kejadian Tanah Longsor di Wilayah Tosari

Gambar berita
17 November 2021 (10:52)
Lingkungan
5321x Dilihat
0 Komentar
admin

Intensitas hujan yang sangat tinggi di wilayah Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan pada Selasa (16/11/2021) sore mengakibatkan tanah Longsor.

Bahkan, kejadian tersebut tak hanya terjadi di satu lokasi saja, melainkan dua tempat sekaligus. Yakni di sekitaran Jalan Penghubung Desa Tosari-Desa Podokoyo, serta di atas Balai Desa Baledono yang merupakan jalan Provinsi.

Camat Tosari, Edy Priyanto mengatakan, longsor terjadi di waktu yang hampir bersamaan. Tepatnya sekitar pukul 16.30 WIB. Penyebabnya tak lain karena curah hujan yang sangat deras dan berlangsung selama 1-2 jam.

"Yang satu dekat dengan SMPN I Tosari, dan satunya di jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Jatim. Ada di atas balai Desa Baledono," ucap Edy di sela-sela memantau perbaikan jalan di Desa Baledono, Rabu (17/11/2021) pagi.

Selain faktor hujan, longsoran itu terjadi karena jalan yang berada di bibir tebing tersebut juga tergerus air. Air hujan dari selatan yang cukup deras, membuat tebing di bibir jalan itu tak kuat menahan beban. 

Kata Edy, Longsoran di atas Balai Desa Baledono berukuran panjang 30 meter dengan tinggi 15 meter, dimana di sisi kiri kanannya juga masih ada retakan. Sehingga, masih rawan terjadi longsor susulan. 

Sedangkan di Jalan Penghubung Desa Tosari-Podokoyo, longsorannya memiliki panjang 10 meter dan kedalaman 6 meter.

"Dari selatan airnya besar. Jadi dibawa oleh air kemudian tidak kuat akhirnya longsor," jelasnya.

Beruntung, dari kejadian tersebut, tak ada warga yang menjadi korban reruntuhan maupun rumah yang rusak akibat tertimpa material longsor. Pasca kejadian, warga langsung bergotong royong melalukan pembersihan material yang memenuhi badan jalan, dan dua jam kemudian, akses jalan sudah kembali bisa dilewati.

"Setelah sholat isyak, semua nya sudah kembali normal, karena warga juga sudah gotong royong. Apalagi kami juga punya Kampung Siaga Bencana. Ada 18 orang yang turun kerja bakti," ucapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan IHCBA 2025

Awal tahun 2026, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo meraih penghargaan dalam ajang In...

Article Image
Berangkatkan Ribuan Peserta Jalan Sehat Kerukunan Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag, Wabup Gus Shobih Gelorakan Hidup Sehat Dengan Berolahraga

Jalan Sehat Kerukunan yang digelar dalam rangka peringatan Hari Amal Bakti (HAB...

Article Image
Petani Pisang Cavendis Gondangwetan Banjir Order Program MBG

Pengusaha pisang cavendis dari Desa Kalirejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten...

Article Image
Produksi Krisan di Kecamatan Tutur Tetap Stabil Penuhi Pasar Nasional

Di dunia ini, yang namanya bunga sangat beragam. Tapi tahukah anda, ada sat...

Article Image
Pemkab Pasuruan Kumpulkan Puluhan Pedagang Pasar Wisata Cheng Hoo

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Per...