Pada saat menghadiri Heroik Santri yang merupakan malam puncak peringatan Hari Santri Nasional 2025 di lingkungan Kabupaten Pasuruan, Wakil Bupati Shobih Asrori kembali menggelorakan semangat dan motivasinya kepada para santri. Tidak hanya sebagai momen untuk mengenang kembali semangat juang dan kepahlawanan para santri dan ulama di masa lalu saja. Tetapi juga mengajak seluruh santri agar berani bersikap laiknya pahlawan.
Tentunya, bertindak sebagai pahlawan memiliki makna yang lebih komprehensif, adaptif dan fleksibel sesuai dengan perkembangan jaman yang serba digital saat ini. Yakni bagaimana santri tidak hanya menguasai ilmu agama seperti tafsir, hadis dan fikih saja, melainkan juga mumpuni dalam hal keilmuan dan pengetahuan secara umum. Baik sains maupun Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang sangat dibutuhkan di era disrupsi.
“Dengan dilaksanakannya Heroik Santri pada malam hari ini, kami berharap ditandai dengan keberanian yang luar biasa. Juga dedikasi dalam menghadapi kesulitan atau bahaya. Santri sekarang ini bukan berhadapan dengan lawan atau penjajah seperti era tahun 1945 di masa perjuangan. Tetapi heroik hari ini adalah djihad fii ilmi yang harus mampu dikuasai oleh para santri,” tandasnya.
Menurut Gus Shobih demikian biasanya Wakil Bupati disapa, santri harus memahami dan menguasai teknologi, tanpa melupakan akar keagamaan dan akhlak yang memang wajib dimiliki. Jadi, bukan hanya menguasai ilmu pengetahuan dan ilmu agama saja.
“Jadilah agen perubahan yang positif, benteng moral bangsa dan teladan di tengah masyarakat. Inilah yang menjadi tantangan dan harus dilakukan secara heroik oleh para santri. Mudah-mudahan dengan rangkaian acara peringatan Hari Santri yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan bisa kita ambil manfaat dan hikmahnya,” pintanya.
Sebaliknya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan akan terus mendukung penuh keberadaan Pondok Pesantren dan pendidikan santri. Gus Shobih optimis, kehadirannya akan melahirkan generasi penerus yang berakhlak mulia dan kompeten untuk memajukan Kabupaten Pasuruan.
Dalam acara yang dihelat di halaman Gedung Kantor Bupati, Komplek Perkantoran Kabupaten Pasuruan pada hari Sabtu (8/11/2025) malam tersebut, Wabup Gus Shobih tak lupa menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam seluruh rangkaian peringatan Hari Santri. Seperti yang diutarakan dalam pernyataan singkatnya berikut ini.
“Kami sampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya acara ini. Baik jajaran OPD dan semua panitia penyelenggara dari semua unsur. NU, Ansor dan lainnya. Mudah-mudahan upaya kita semua untuk mencetak anak-anak sebagai generasi bangsa yang tangguh bisa terwujud. Anda hari ini adalah pemimpin di masa depan,” pungkasnya seraya tersenyum.
Dalam agenda yang sama, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan Imron Mutamakkin mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang intens menggelar beragam kegiatan untuk menunjukkan kemampuan para santri Pasuruan. Seperti Heroik Santri malam ini yang menutup rangkaian peringatan Hari Santri Nasioonal tahun ini.
“Terimakasih kepada Pemkab Pasuruan untuk terus mengenang perjuangan santri. Kita tahu peran santri yang sangat besar baik semasa perjuangan maupun dalam mengisi kemerdekaannya. Santri tidak hanya terbatas dari komunitas Pondok Pesantren, tapi menyeluruh dan bisa siapapun dari lintas kalangan. Baik dari masyarakat umum, pelajar, pegawai, pedagang dan lainnya yang berpegang teguh pada Allah,” imbuhnya.
Sementara itu, dalam kegiatan yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Yudha Triwidya Sasongko, Asisten, Staf Ahli, Camat, Kepala Perangkat Daerah dan ribuan santri tersebut berlangsung semarak. Diramaikan dengan penampilan musik gambus religi dan musikalisasi puisi santri. Dilanjutkan penampilan tim Paduan Suara Aqidatul Awam yang kemudian disambung performa drama kolosal “Resolusi Djihad” dan Fairuz Band. Kian menggenapi kemeriahan Heroik Santri sebagai penanda peringatan Hari Santri Nasional tahun ini. (Eka Maria)
Komentar