Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

HADIRKAN PENINGGALAN BERSEJARAH KABUPATEN PASURUAN MELALUI MUSEUM MUHAMMAD CHENG HOO

Gambar berita
25 Januari 2017 (14:37)
Pariwisata
11309x Dilihat
0 Komentar
admin

Sebentar lagi, Kabupaten Pasuruan memiliki museum seni dan budaya.

Museum tersebut dinamakan Museum Muhammad Cheng Hoo yang terletak di dalam kawasan Wisata Religi Masjid Muhammad Cheng Hoo, Pandaan. Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pariwisata membangun museum tersebut dengan anggaran sebesar Rp 3,477 Milyar melalui APBD Kabupaten Pasuruan tahun 2016.

Trijono Isdijanto, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan mengatakan, pembangunan Museum Muhammad Cheng Hoo sudah hampir selesai dalam artian sudah proses finishing, sehingga diperkirakan akan selesai pada tanggal 20 Pebruari 2017.

“Pembangunannya mulai bulan agustus 2016 dan akan selesai bulan pebruari 2017. Desain nya memang mirip sekali dengan Cheng Hoo, begitu juga dengan perpaduan warna. Keberadaan museum ini semakin menambah lengkap kawasan wisata religi masjid Muhammad Cheng Hoo,” kata Trijono di sela-sela mendampingi Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) Museum Cheng Hoo, Selasa (24/01).

Setelah pebruari selesai, tahapan selanjutnya adalah pengisian museum itu sendiri. Menurut Trijono, sebelum mengisi museum dengan segala temuan maupun koleksi budaya asli Kabupaten Pasuruan, pihaknya terlebih dulu akan melakukan kajian dengan beberapa pihak, mulai dari Perguruan Tinggi (PT) sampai tokoh budaya alias seniman dan budayawan.

“Kita akan mengumpulkan apa saja sisa-sisa peninggalan Kabupaten Pasuruan yang masih ada. Setelah itu kita kaji dan kita pastikan bahwa temuan itu adalah benar ada di Kabupaten Pasuruan. Barulah kalau sudah, maka akan langsung kita tempatkan di museum ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Irsyad menegaskan bahwa keberadaan Museum Muhammad Cheng Hoo menjadi satu alternative tujuan wisata sejarah di Kabupaten Pasuruan, khususnya bagi para kolektor benda-benda bersejarah maupun pecinta dunia arkeolog untuk sama-sama datang ke Kabupaten Pasuruan guna mendukung langkah Pemkab Pasuruan dalam menjaga sisa-sisa peninggalan nenek moyang.

“Museum ini baru pertama, sehingga nanti akan banyak hal baru yang akan kita rencanakan untuk mengembangkan museum ini. Bisa dari catatan-catatan dari Kerajaan yang pernah berjaya di Kabupaten Pasuruan, batu-batu, keramik, sampai dengan benda-benda yang bernilai sejarah akan kita kaji dan kita tempatkan di museum ini,” ucap Irsyad di sela-sela sidaknya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kabupaten Pasuruan Dikunjungi Peserta SSDN P4N Angkatan LXX Lemhanas RI

Kabupaten Pasuruan kedatangan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Progra...

Article Image
Ribuan ASN Pemkab Pasuruan Ikuti Health Walk 2026

Ribuan pegawai Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengikuti Health Walk alias Jalan S...

Article Image
Pertama Kali di Kabupaten Pasuruan. Mas Rusdi Tegaskan Career Day Terbukti Buka Akses Magang, Pelatihan dan Pekerjaan

Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Ketenagakerja...

Article Image
Suka Duka Petugas Dispenduk Capil Kabupaten Pasuruan saat Rekam e-KTP ke Rumah-rumah Warga

Para petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) Kabupaten Pa...

Article Image
PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW. Hadirkan Arumi Bachsin, Ning Nawal dan Gus Azmi

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad S...