Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Bupati Pasuruan, Gus Mujib Imron Panen Jagung Bersama Santri dan Warga

Gambar berita
23 Desember 2020 (19:00)
Ekonomi
3694x Dilihat
0 Komentar
admin

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron memanen jagung bersama santri dan warga Dusun Jejeran, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Rabu (23/12/2020) siang.

Selain mereka berdua, hadir pula Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur, Hadi Sulistyo; Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan; Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi, dan undangan lainnya.

Sesaat setelah panen selesai dilakukan, Gubernur Khofifah meminta masyarakat petani lebih inovatif dalam hal pengelolaan hasil panen, sehingga produk pertanian bisa memiliki nilai ekonomis. 

Dia mengusulkan adanya dukungan berupa industri olahan jagung dari masyarakat. Dengan adanya industri olahan jagung yang lahir dari masyarakat sekitar, maka nilai jual dari produk jagung bisa meningkat, yang akhirnya berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

"Dalam kunjungan ke manapun, saya kan sering kali menyampaikan, petik, olah, kemas, jual. Kalau ada downstream-nya kan bisa meningkatkan nilai tambah. Sekarang diganti dengan istilah tanam, petik, olah, kemas dan jual," jelasnya.

Seperti diketahui, hasil pertanian seperti jagung bisa diolah menjadi berbagai macam produk. Seperti pakan ternak atau makanan olahan lain. Dengan fakta tersebut, Khofifah meminta para petani jagung agar menanam jagung hibrida. Karena jagung hibrida dibutuhkan untuk sektor peternakan.

"Karena jagung hibrida ini sangat dibutuhkan untuk pakan ternak. Hampir 95 persen untuk pakan ternak, dan 5 persen untuk konsumsi," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, Gus Mujib Imron menjelaskan,  diketahui, total produksi jagung di Kabupaten Pasuruan tahun 2019 mencapai 388.389 ton, dengan provitas 63.85 kuintal per hektare. Hasil ini meningkat 50.128 ton atau 14.82 persen dari tahun sebelumnya. 

"Dengan melihat kemampuan pencapaian produksi dan provitas jagung di Kabupaten Pasuruan, maka daerah kita merupakan salah satu penyangga ketahanan pangan dan penyumbang produksi jagung di Jatim," terangnya. (emil)
 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Doa Bersama Tahun Baru Muharram 1448 H. Bupati Rusdi : Semoga Kabupaten Pasuruan Senantiasa Menjadi Daerah Yang Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Pemerintah...

Article Image
Bantu Pemerintah Tuntaskan Wajar Dikdas 12 Tahun. Karang Taruna Desa Alastlogo Bangun Bimbel Gratis

Para Pemuda Karang Taruna Mutiara Telaga Bakti di Desa Alastlogo, Kecamatan Leko...

Article Image
Pemkab Pasuruan Dorong UMKM Merambah Online, Gus Shobih Buka Pelatihan Digital Marketing 2026

Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Asrori, secara resmi membuka pelatihan Digital...

Article Image
Buka Pelatihan Digital Marketing. Wabup Gus Shobih : Ini Bukti Pemerintah Menaik Kelaskan UMKM

Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pa...

Article Image
Hadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026 di Madiun, Wabup Shobih Tinjau Stand Petani Kopi dari Purwodadi

Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 resmi dibuka pada Sabtu (13/6/2026) so...