Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Dua Pekan, Lapas II B Pasuruan Tiadakan Kunjungan Ke WBP

Gambar berita
18 Maret 2020 (18:21)
Umum
4514x Dilihat
0 Komentar
admin

Mulai Kamis (19/03/2020) besok, Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Kelas II B Pasuruan meniadakan kunjungan keluarga yang ingin bertemu WBP (warga binaan pemasyarakatan).

Keputusan untuk menghentikan jadwal kunjungan bersifat sementara. Yakni sampai akhir maret 2020.

Kepala Lapas II B Pasuruan, Wahyu Indarto mengatakan, langkah tersebut diambil sebagai bagian dari antisipasi masuknya virus corona (Covid-19) ke Lapas Pasuruan. Mengingat jumlah WBP yang sangat banyak hingga mencapai 703 orang.

“Untuk sementara, kita akan meniadakan kunjungan keluarga ke WBP. Ini demi kebaikan kita semua. Kita ingin memastikan bahwa WBP dalam keadaan baik dan tidak terpapar Virus Corona,” kata Wahyu, di sela-sela kesibukannya, Rabu (18/03/2020).

Seperti diketahui, penyebaran Virus Corona di Indonesia telah menyita perhatian public. Sehingga mau tak mau, semua pihak harus melakukan antisipasi sedini mungkin, agar pandemic Corona segera berakhir. Begitu pula dengan Lapas Pasuruan, Wahyu menegaskan bahwa pihaknya terus mengajak para WBP agar lebih meningkatkan kebersihan dan kesehatan. Mulai dari kebersihan badan, sel tahanan hingga lingkungan sekitar blok hunian.

“Kita tekankan supaya WBP selalu mandi minimal dua kali sehari. Mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan menjaga kebersihan kamarnya masing-masing,” tegasnya.

Selain itu, untuk memastikan warga binaan dalam keadaan baik-baik saja, Lapas Pasuruan juga mendatangkan petugas kesehatan. Total ada 2 petugas yang intens memeriksa kesehatan WBP yang memiliki gangguan kesehatan dengan ciri-ciri berpotensi terpapar corona.

“Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada keluhan apapun dari warga binaan. Semoga ini berlangsung seterusnya, karena kami juga ketar-ketir dan ikut waspada dengan penyakit mematikan ini,” jelasnya kepada Suara Pasuruan.

Lebih lanjut Wahyu menegaskan bahwa ditiadakannya kunjungan keluarga bukan berarti memutus komunikasi kedua belah pihak. Meskipun tak bisa bertemu, para keluarga bisa melakukan video call dengan para WBP melalui aplikasi yang telah disiapkan.

“Kita atur secara bergantian. Misalkan besok khusus untuk blok 1, besoknya lagi blok 2 dan seterusnya,” pungkasnya.

Sementara itu, momen sehari sebelum tak bisa lagi bertemu selama dua pecan, dimanfaatkan betul oleh WBP untuk melepas rindu bersama keluarganya.

Salah satunya adalah Tirta, WBP yang baru dua minggu menjalani masa hukuman di Lapas Pasuruan. Selama dua jam, dirinya menghabiskan waktu untuk ngobrol dan bercerita tentang masa depan anaknya.

“Mumpung lagi ketemu, jadi dihabisin waktunya, karena besok sampai akhir maret gak bisa ketemu,” ungkapnya.  (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Rusdi Serahkan SK Remisi Bebas untuk 6 WBP rutan Bangil

Siswarno (54), warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Bangil tak bisa menyembun...

Article Image
Memakai Pakaian Khas Kalimantan Selatan. Bupati Rusdi Pimpin Upacara Kemerdekaan RI ke 81 di Alun-alun Bangil

Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 81, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar U...

Article Image
Bupati Mas Rusdi Hadiri Ziarah Nasional dan Tabur Bunga di TMP Bangil

Sehari jelang HUT Kemerdekaan RI ke 81, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menghadiri...

Article Image
Persekabpas Berangkat Training Camp ke Jogjakarta

Sebagai bagian dari persiapan menuju Liga 3 Nusantara, manajemen Persekabpas mem...

Article Image
Kukuhkan 77 Anggota Paskibraka Kabupaten Pasuruan Tahun 2026. Bupati Rusdi : Selamat Bertugas. Kibarkan Sang Merah Putih dengan Sempurna

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan sebanyak 77 anggota Pasukan Pengibar B...