Jika pebisnis muda ingin usaha yang dirintisnya cepat berkembang, maka dibutuhkan strategi yang extra ordinary. Himbauan itu disampaikan oleh Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto pada saat hadir dalam agenda District Multi Stakeholder Forum Program YESS (Youth Enterpreneurship and Employment Support Services).
Kata pria berkacamata yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Jawa Timur tersebut, adalah sebuah keharusan bagi kaum milenial memiliki pola pikir visioner. Tidak hanya mampu melahirkan produk-produk inovatif saja. Tetapi sekaligus sebagai pionir diantara para kompetitor bisnisnya.
"Saya melihat produk-produk inovasi ini jadi sangat penting. Tapi kami harapkan, kaum milenial terus meng-upgrade inovasi produk yang dikembangkannya. Sehingga bisa melahirkan program yang berbeda supaya kita bisa memberikan nilai daya saing," jelasnya di Auditorium Mpu Sindok, Graha Maslahat Pemerintah Kabupaten Pasuruan pada hari Jumat (14/6/2024).
Yang tidak kalah menarik lainnya, Pj. Bupati Andriyanto juga menitipkan pesannya kepada seluruh peserta program YESS agar lebih berani berkreasi. Diantaranya dengan membuat dua segmentasi produk yang berbeda, disesuaikan dengan target dan pangsa pasarnya.
"Alangkah baiknya jika kaum milenial menciptakan produk-produk yang premium. Itu yang kami harapkan, ada produk regular dan ada produk premium. Jadi ada segmentasi pasar," pesannya seraya tersenyum.
Sebaliknya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama dunia usaha dan stakeholders lainnya akan terus memberikan dukungan penuh kepada keberlanjutan pelaksanaan program YESS. Sehingga ke depannya akan semakin berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pasuruan.
"Kegiatan hari ini, bentuk kolaborasi pentahelix antara pemerintah, akademisi, swasta, masyarakat, media serta stakeholders lainnya dalam rangka pengembangan pertanian. Program YESS ditujukan bagi kaum milenial, khususnya di wilayah pedesaan untuk mengembangkan perekonomian melalui kewirausahaan dan menambah peluang kerja," imbuhnya.
Sementara itu, Hasyim, peserta program YESS yang mengembangkan usaha Kopi Roasting menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan, khususnya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Berkat hibah bantuan peralatan dan permodalan yang diterimanya, pemuda asal Kecamatan Puspo tersebut berhasil mengembangkan usahanya.
"Maturnuwun dukungan Pemkab Pasuruan kepada saya dan teman-teman penerima bantuan dari program YESS lainnya. Harapan saya kepada generasi muda, jangan takut berusaha. Jangan takut gagal, terus mencoba. Insyaallah kita akan berhasil jadi enterpreuner muda yang sukses," pungkasnya dengan nada optimis. (Eka Maria)
Komentar