Pemerintah Kabupaten Pasuruan

Disperindag Kabupaten Pasuruan Imbau Pedagang Tak Naikkan Harga Minyakita Di Atas HET

Gambar berita: Disperindag Kabupaten Pasuruan Imbau Pedagang Tak Naikkan Harga Minyakita Di Atas HET

Meski belum ada ketetapan resmi dari Pemerintah, namun harga minyak goreng kemasan rakyat (Minyakita) sudah naik duluan. Bahkan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Fakta ini terjadi hampir di semua pasar di daerah, termasuk di Kabupaten Pasuruan. Rata-rata seluruh pedagang menaikkan harga minyakita di atas Rp 14 ribu.

Di Pasar Bangil, semua pedagang kompak menjualnya di kisaran Rp 15 ribu-Rp 16 ribu per 1 kilogram. Begitu pula di Pasar Pandaan, kios-kios yang menjual minyakita juga melakukan hal yang sama.

Alasannya, mereka kulakan minyakita pada sales-sales yang mendatanginya dengan harga di atas  HET.

"Lah jualnya Rp 14.200, kalau saya jual Rp 14 ribu ya rugi dong," ungkap Murti, salah seorang pedagang di Pasar Bangil.

Terhadap fakta itu, Pemkab Pasuruan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) hanya bisa menghimbau agar pedagang tetap menunggu keputusan pemerintah menaikkan HET minyakita.

"Kami himbau untuk para pedagang tetap menunggu keputusan resmi dari Pemerintah. Barulah silahkan menaikkan harga minyakita, tapi kalau sekarang jangan dulu," kata Analis Perdagangan Disperindag Kabupaten Pasuruan, Subakti Utoma mewakili Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu saat melakukan monitoring Minyakita di beberapa pasar daerah, Kamis (11/7/2024).

Dikatakan Subakti, naiknya harga  di tingkatan pedagang akhirnya membuat pasokan minyakita semakin menipis. Hampir 60% dari jumlah pasar di Kabupaten Pasuruan, stok minyakita sudah sangat berkurang.

"Contohnya di satu toko yang biasanya ada empat sampai lima kardus, sekarang tinggal satu kardus saja," singkatnya.

Selain jumlah barangnya yang terbatas, Disperindag menurut Subakti juga menduga ada pihak spekulan yang memanfaatkan momentum tersebut.

Untuk itu, pihaknya meminta para konsumen untuk bijak dalam membeli. Jika harga Minyakkita menyentuh level Rp17 ribu per liter, hendaknya tidak dibeli dan memilih membeli minyak goreng dengen merek lain yang masuk kategori minyak goreng premium.

"Kalau memang dirasa naik dan harganya sampai Rp 17 ribu, maka mending beli minyak goreng yang kemasan premium saja, hampir sama harganya," himbaunya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pangdiv 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi dan Wabup Pasuruan, Gus Shobih Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun...

Article Image
IDDA COFFEE. Kopi Nikmat Khas Kecamatan Tutur. Sweet, Spicy and Caramel

Kabupaten Pasuruan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi arabika dan...

Article Image
Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 4,07 Triliun

Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp4,07 Triliun, Fokuskan Anggaran...

Article Image
Pembangunan Pintu Pengendali Air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Winongan Rampung 100%

Pembangunan pintu pengendali air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Kecamatan Win...

Article Image
Puncak Hari Santri Nasional, Ribuan Masyarakat Kabupaten Pasuruan Diajak Bersholawat bersama Habib Bidin dan Majelis Az Zahir

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2026, Pemerintah Kabupaten...