Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

DIBANDING PROVINSI LAINNYA, JATIM PALING SIAP BANGUN SEKTOR INDUSTRI

Gambar berita
20 Maret 2017 (11:46)
Ekonomi
5045x Dilihat
0 Komentar
admin

Sampai saat ini, Jawa Timur merupakan salah satu provinsi Jawa Timur yang paling siap dalam pembangunan sektor industri. Sehingga, kata Soekarwo Gubernur Jawa Timur, jika pelaku industri menanamkan modalnya di Jawa Timur, tidak akan merugi. Hal ini karena, biaya produksi lebih murah daripada provinsi lainnya.     

Dari investasi Penanaman Modal Asing (PMA) yang sebelumnya sebesar 24 persen, Gubernur Jatim optimis bisa ditingkatkan menjadi 35-40 persen. Sedangkan investasi yang paling besar nilainya adalah Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) non fisik tahun lalu sebesar Rp155 triliun.

“Ijin prinsip yang belum terealisasi sejak 2011 hingga 2016 mencapai Rp 235 triliun. Dari jumlah itu, kami menargetkan Rp100 triliun harus terealisasi", tandasnya.

Sementara itu, Airlangga Hartarto Menteri Perindustrian RI mengatakan, selama tahun 2016, sumbangan nilai ekspor produk makanan, minuman dan minyak kelapa sawit Indonesia mencapai 26,39 Miliar USD. Dalam pembangunan ekonomi nasional, sektor industri punya peran penting antara lain membentuk Produk Domestik Bruto (PDB), penerimaan devisa, penyerapan tenaga kerja dan pemerataan pembagunan.  

"Pada 2016 sektor ekspor produk makanan, minuman dan kelapa sawit meningkatkan dibanding sebelumnya yang hanya mencapai 9,65 Miliar Dollar. Sektor industri makanan dan minuman merupakan yang terbesar dibanding sektor lain, yaitu mencapai 37,42%. Seperti pada triwulan IV 2016, pertumbuhan industri makanan dan minuman mencapai 8,46% diatas pertumbuhan industri pengolahan non migas sebesar 4,42%. Sehingga bisa dipastikan jika industri ini punya prospek yang cerah untuk dikembangkan", tuturnya.

Meski terus mengalami keberhasilan dalam perkembangannya, Airlangga tetap mengingatkan bahwa dunia usaha handycraft harus terus melakukan peningkatan mutu dan produktivitas serta efisiensi diseluruh rangkaian proses produksi. Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian juga  berkomitmen dalam menyiapkan tenaga kerja yang handal melalui penyusunan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), pengembangan lembaga pendidikan dan pelatihan dan program pembinaan dan pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbasis kompetensi yang link and match dengan industri. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Layanan Panggilan Kedaruratan Command Center 112, Komitmen Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan Maksimalkan Layanan Publik

Memaksimalkan tugas pokok dan fungsi perannya di bidang komunikasi dan informat...

Article Image
RSUD Grati Gelar Baksos Skrining Kanker Payudara dengan Teknologi ABUS

Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) Grati melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) deteksi...

Article Image
Ketua dan Pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Pasuruan Masa Khidmat 2026-2031, Dilantik

Ketua Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD...

Article Image
Kabupaten Pasuruan Dikunjungi Peserta SSDN P4N Angkatan LXX Lemhanas RI

Kabupaten Pasuruan kedatangan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Progra...

Article Image
Ribuan ASN Pemkab Pasuruan Ikuti Health Walk 2026

Ribuan pegawai Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengikuti Health Walk alias Jalan S...