Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Deteksi Awal Covid-19, TP PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Rapid Tes Massal Khusus Ibu-Ibu

Gambar berita
23 Desember 2020 (16:59)
Kesehatan
2493x Dilihat
0 Komentar
admin

Memperingati Hari Ibu, Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan bersama Dinas Kesehatan menggelar Rapid Tes Massal, Rabu (23/12/2020).

Kegiatan tersebut digelar serentak di 24 Kecamatan se-Kabupaten Pasuruan, dan para pesertanya dikhususkan untuk ibu-ibu yang butuh untuk dirapid.

Dari pantauan di lapangan, Rapid Tes Massal secara resmi dibuka langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf dari Pendopo Kecamatan Purwosari. Setelah itu, istri Bupati Irsyad Yusuf itu bertolak ke Pendopo Kecamatan Bangil untuk meninjau pelayanan rapid tes massal oleh para petugas.

Sedangkan Wakil Ketua I, Ny Asnawati Mujib Imron dan Wakil Ketua II, Ny Anang Wijaya meninjau kegiatan Rapid Tes Massal di Kecamatan Gondangwetan dan Winongan.

Dalam sambutannya, Lulis mengatakan, kegiatan Rapid Tes Massal merupakan intruksi dari TP PKK Pusat. Dimana diharapkan ada geliat dari seluruh PKK Kota/Kabupaten se-Indonesia untuk mengajak para ibu agar mau dirapid sebagai deteksi dini pencegahan Covid-19.

"Semua PKK Kota dan Kabupaten se-Indonesia diminta untuk melaksanakan Rapid Tes Massal. Maka dari itu, kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan juga melaksanakan Rapid Tes Massal khusus para ibu," katanya.

Selama seharian, total ada 240 alat rapid tes yang disediakan. Itu artinya sama dengan 240 ibu-ibu yang mengikuti Rapid Tes dari masing-masing perwakilan Kecamatan. Menurut Lulis, para peserta rapid adalah warga yang sangat memerlukan rapid tes setelah dicurigai adanya gejala-gejala probable atau dalam keadaan kurang sehat serta keluarga dari pasien Covid-19.

"Diprioritaskan adalah hasil tracing dari keluarga yang dinyatakan Positif Covid-19," singkatnya.

Lebih lanjut Lulis menegaskan bahwa sudah saatnya mindset masyarakat tentang Covid-19, dirubah. Dalam artian, tidak takut atau paranoid saat dirinya merasa kurang enak badan atau dalam kondisi yang gejalanya mirip Covid-19.

"Para ibu adalah tonggak keluarga. Kalau ibu sehat, suami dan anak-anak juga ikut sehat. Jadi peran ibu sangat penting untuk bisa mengajak semua anggota keluarganya tidak takut, panik atau paranoid. Tapi lebih bagaimana bisa melakukan pencegahan sejak dini," tegasnya.

Di sisi lain, para peserta rapid tes massal terlihat tegang, lantaran takut hasilnya reaktif.

"Nderdeg mas, moga saja nggak reaktif. Lah saya gemuk," ungkapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Wabup Gus Shobih Buka Liga Sepak Bola Piala Bupati Pasuruan Antar Pelajar SMP Sederajat

Momen Piala Dunia 2026 sepertinya memotivasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Digembleng Militer

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Ne...

Article Image
Resmikan Tutur Agrotourism Festival 2026, Gus Shobih Ajak Semua Pihak Bantu Promosikan Wisata dan UMKM Lokal

Tutur Agrotourism Festival 2026 resmi dibuka di kawasan Agro Wisata Bhakti Alam,...

Article Image
Ketua Dekranasda, Merita Rusdi Sutejo Tegaskan Potensi Batik di Kabupaten Pasuruan Alami Progress Signifikan

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pasuruan, Merita Ru...

Article Image
Doa Bersama Tahun Baru Muharam 1448 H. Bupati Rusdi : Semoga Kabupaten Pasuruan Senantiasa Menjadi Daerah Yang Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Pemerintah K...