Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Dinas Pariwisata Siap Gelar Event Khas Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
01 Februari 2018 (10:26)
Pelayanan Publik
4744x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Pasuruan, Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan terus gencar memaksimalkan kegiatan promosi dan pengembangan objek wisata agar lebih dikenal masyarakat. Kata Drs. Agung Mariyono, MM Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, aktivitas branding tersebut mulai intens dilakukan sejak awal tahun 2018 sampai di tahun-tahun selanjutnya. 

“Tahun ini kami mengoptimalkan pengembangan objek-objek wisata di Kabupaten Pasuruan supaya lebih dikenal publik. Salah satunya ya dengan menciptakan event yang benar-benar asli dari Kabupaten Pasuruan. Misal, Festival Bulan Purnama di Candi Jawi yang pastinya tidak dijumpai di daerah lainnya”, jelasnya.

Waktu dijumpai Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan di ruangannya, Agung mengatakan, jika selama ini Bromo diklaim dimiliki oleh ketiga daerah lainnya selain Pasuruan yakni Lumajang, Malang dan Probolinggo, maka dibutuhkan strategi pemasaran pariwisata yang benar-benar menampilkan kekhasan identitas Kabupaten Pasuruan. Menghidupkan kembali perhelatan seni tari Festival Bulan Purnama yang selalu identik digelar di Candi Jawi, Kecamatan Prigen di setiap bulan purnama adalah diantara bentuk kesenian otentik dari Kabupaten Pasuruan.      

“Pada intinya, semua pelaksanaan program unggulan pariwisata bagaimana caranya menciptakan kerumunan massa, sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitarnya. Ending-nya ya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga. Di sisi lain, tahun ini kami juga menggali beragam potensi destinasi wisata. Seperti Goa Jepang yang sekarang lagi booming dan semakin dikunjungi wisatawan. Kabar terbaru, setiap hari Minggu jumlah pengunjungnya sudah tembus di angka 300-an orang. Kan luar biasa banyak itu. Bisa jadi, ke depan akan menyamai jumlah pengunjung Banyubiru pada hari yang sama yang mencapai 700 orang”, paparnya.   

Di sisi lain, Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan juga memaksimalkan perawatan terhadap beberapa situs cagar budaya yang berpotensi menjadi tempat kunjungan wisata baru. Misalnya, melakukan perawatan wisata religi seperti makam Jogo Rekso dan makam Mbah Semendhi yang dilakukan bekerjasama dengan instansi terkait. Berikut bersinergi dengan Dinas Pariwisata Jawa Timur untuk menyelenggarakan event-event besar seperti Festival Pesisir Utara dan Festival Panji yang akan digelar di Taman Candra Wilwatikta. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Sistem Pengelolaan Sampah di TPA Wonokerto Terus Ditingkatkan

Sistem pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)  Wonokerto, teru...

Article Image
Pemkab Pasuruan Dorong Peningkatan Level Puluhan Desa Maju Jadi Desa Mandiri

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan tahun ini mendorong peningkatan status da...

Article Image
Belasan Tahun Tak Diperbaiki. Jalan Poros di Desa Watuprapat Nguling, Kini Dibangun Kembali

Warga Desa Watuprapat, Kecamatan Nguling berucap syukur. Sebab selama 14 tahun t...

Article Image
1-31 Agustus 2026. Ayo Manfaatkan Layanan Pembebasan Pajak Daerah

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indones...

Article Image
Jalur Bangil - Sukorejo Kini Terang Benderang. Pemkab Pasuruan Selesai Bangun 385 PJU Smart System

Sepanjang Jalan dari Bangil - Sukorejo, kini tak lagi suram alias terang bendera...