Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

BANJIR RENDAM 9188 RUMAH DI KABUPATEN PASURUAN

Gambar berita
26 Januari 2017 (13:52)
Olahraga
9979x Dilihat
0 Komentar
admin
Banjir kembali menerjang wilayah Kabupaten Pasuruan. Setidaknya 9188 rumah terendam banjir sejak Rabu (25/01) sore. Dari pantauan di lapangan, Kamis (26/01) siang, banjir yang menerjang wilayah timur, khususnya Grati, Winongan dan Rejoso masih menggenangi rumah warga, sekolah dan madrasah, pabrik gula, toko-toko hingga merusak areal persawahan yang baru saja ditanam. Bakti Jati Permana, Ketua Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mengatakan, dari tiga kecamatan terdampak, banjir paling banyak menerjang wilayah Kecamatan Grati, di mana sebanyak 5107 rumah di 9 desa hingga kini masih terendam, yakni Plososari sebanyak 300 KK (kepala keluarga), Kalipang 675 KK, Karawangkliwon 100 KK, Sumberdawesari 100 KK, Kebonrejo 15 KK, Gratitunon 55 KK, Kambingrejo 620 KK, serta 1600 rumah di Kedawung Wetan dan 1552 rumah di Desa Kedawung Wetan. Sedangkan di Kecamatan Winongan ada sekitar 1481 KK di 6 desa yang tergenang banjir, dengan rincian 440 rumah di Desa Bandaran, 250 KK di Winongan Lor, 290 KK di Winongan Kidul, 270 KK di Prodo, 186 KK di Lebak, serta 45 KK di Desa Sidepan. Begitu pula dengan 2600 rumah di Kecamatan Rejoso, dengan rincian 1100 rumah di Desa Toyaning, 1200 rumah di Arjosari, 150 rumah di Rejoso Lor, 300 KK di Plososari, dan 150 rumah di Pateguran. "Banjir kali ini adalah banjir bandang yang paling besar, karena sampai sekarang belum surut. Semoga saja hari ini tidak hujan di wilayah selatan sehingga tidak ada lagi kiriman banjir," kata Bakti di sela-sela memantau banjir di Desa Kedawung Kulon. Selain menerjang pemukiman warga, banjir kali ini juga telah merobohkan 1 rumah warga di Desa Karanglo, serta Plengsengan jebol di Desa Trewung. Kata Bakti, untuk rumah warga yang roboh, pihaknya masih melakukan penghitungan besaran nilai kerusakan yang disebabkan hantaman banjir, sedangkan plengsengan, BPBD akan berkoorsinasi dengan intansi terkait, yakni Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang. "Yang menjadi prioritas adalah distribusi makanan siap saja sampai dengan obat-obatan.Kita pastikan semuanya tersampaikan," jelasnya. (emil)

Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Investasi di Kabupaten Pasuruan Harus Kondusif dan Berdampak Baik pada Lingkungan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan bahwa PT. Stasionkota Saranapermai belu...

Article Image
Halal Bihalal dan Pembinaan Pegawai, Wabup Shobih Ajak Seluruh Pegawai Dinas SDA, Bina Marga dan Bina Konstruksi Tingkatkan Etos Kerja

Dinas Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan...

Article Image
Hadiri Pengajian dan Sholawat HUT ke-45 SMAN 1 Bangil, Gus Shobih Beri Semangat Kepada Para Siswa dan Guru

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45, SMA Negeri 1 Bangil meng...

Article Image
Bupati Pasuruan Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Tegaskan Jabatan Bukan untuk Titipan

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Prata...

Article Image
Pembinaan Pegawai dan Halal Bi Halal Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Mas Rusdi Tekankan Peran Strategis Dinas

Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan melaksanakan kegiatan Halal...