Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Banjir Masih Kepung 4 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
30 Januari 2025 (08:55)
Lingkungan
6236x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar
Sampai saat ini, banjir masih mengepung sejumlah desa di Kabupaten Pasuruan. 

Dari catatan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Pasuruan, banjir masih terjadi di 4 wilayah kecamatan. Diantaranya Kecamatan Beji, Rejoso, Winongan dan Grati.

Dari empat kecamatan tersebut, banjir terparah terjadi di wilayah Kecamatan Grati dan Rejoso. Untuk Kecamatan Rejoso, sembilan desa masih berjibaku dengan banjir, diantaranya Desa Kawisrejo, Sadengrejo, Arjosari, Toyaning, Rejoso Lor, Jarangan, Patuguran, Pandanrejo, dan Kedungbako. 

Bahkan dua desa harus berhadapan dengan volume banjir yang begitu besar. Dimana tinggi air banjir sampai 150 sentimeter, tepatnya di Dusun Bandaran, Desa Jarangan; serta di Dusun Kasuran, Desa Rejoso Lor dengan ketinggian air banjir hingga 120 sentimeter. 

Sedangkan di wilayah Kecamatan Grati, wilayah terparah ada di Dusun Kebrukan, Desa Kedawung Kulon, dimana ketinggian air banjir sempat mencapai 2 meter, meski sekarang sudah berangsur surut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan, banjir yang terjadi hingga 2-3 hari terakhir dan belum surut disebabkan oleh limpahan air yang terus turun dari wilayah hulu. Selain itu, kondisi air laut masih dalam kondisi pasang sehingga sungai-sungai di beberapa wilayah tersebut 

"Karena hujannya setiap hari, limpahan air dari wilayah hulu terus turun. Ditambah air laut dalam kondisi pasang sehingga kembali ke sungai, sementara sungai tidak mampu menampung air sehingga meluap dan masuk ke permukiman warga," kata Sugeng di sela-sela meninjau banjir di Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso, Kamis (30/1/2024).

Dijelaskan Sugeng, banjir yang terjadi hingga hari ketiga ini membuat sejumlah warga terpaksa mengungsi. Seperti yang dilakukan ratusan warga Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso yang mengungsi di Masjid Bandaran. Total ada 115 KK yang mengungsi di sana, ditambah 45 KK mengungsi di salah satu rumah warga 

"Ada yang mengungsi di Masjid Bandaran, karena rumah mereka kebanjiran sampai lebih dari satu meter," singkatnya. 

Atas kejadian ini, BPBD bersama stake holder yang lain seperti Dinas Sosial dan PMI telah menyalurkan bantuan kedaruratan. Seperti makanan siap saji, selimut, matras, family kit dan bantuan lainnya.

Sugeng berharap kepada warga agar menjaga kesehatan dalam menghadapi bencana hidromoterologi seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan lainnya. 

"Tetap waspada, jaga kesehatan karena ini puncak musim penghujan, potensi ancaman penyakit tetap ada," himbaunya. (emil)




Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Layanan Panggilan Kedaruratan Command Center 112, Komitmen Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan Maksimalkan Layanan Publik

Memaksimalkan tugas pokok dan fungsi perannya di bidang komunikasi dan informat...

Article Image
RSUD Grati Gelar Baksos Skrining Kanker Payudara dengan Teknologi ABUS

Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) Grati melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) deteksi...

Article Image
Ketua dan Pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Pasuruan Masa Khidmat 2026-2031, Dilantik

Ketua Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD...

Article Image
Kabupaten Pasuruan Dikunjungi Peserta SSDN P4N Angkatan LXX Lemhanas RI

Kabupaten Pasuruan kedatangan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Progra...

Article Image
Ribuan ASN Pemkab Pasuruan Ikuti Health Walk 2026

Ribuan pegawai Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengikuti Health Walk alias Jalan S...