Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemkab Pasuruan Siap Fasilitasi Pendidikan ke-16 Anak Terdampak Covid-19

Gambar berita
09 September 2021 (16:59)
Pelayanan Publik
2714x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemerintah Kabupaten Pasuruan siap memfasilitasi pendidikan ke-16 anak terdampak pandemi. Yakni mereka yang orangtuanya wafat karena Covid-19. Pernyataan itu disampaikan pada saat penyerahan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur tahun 2021.

Diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron, bantuan diserahterimakan di Gedung Segoropuro selepas pelaksanaan pengajian rutin Khotmil Qur’an pagi tadi, Kamis (9/9/2021. Harapannya dapat meringankan beban bagi anak-anak terdampak Covid-19. Ke depannya, ke-16 anak yang tersebar di Kecamatan Pandaan, Rejoso, Gempol dan Beji itu diharapkan dapat melanjutkan pendidikannya dengan pembiayaan yang ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan.  

“Hari ini Pemkab Pasuruan memberikan santunan untuk 16 anak-anak yang ditinggalkan orang tuanya, wafat karena Covid. Jika anak-anak tadi mau mondok, bisa dikoordinasikan. Mohon bisa dikomunikasikan Kepala Dinas Pendidikan”, jelas Wakil Bupati.

Diketahui, terhitung sampai tanggal 6 Agustus 2021, sedikitnya ada 77 Kepala Keluarga di Kabupaten Pasuruan yang meninggal dunia disebabkan terpapar virus Corona. Sehingga mengakibatkan putra-putrinya menjadi yatim piatu.

Bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim), Pemerintah Kabupaten Pasuruan menawarkan pengasuhan alternatif kepada mereka yang terdampak. Di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) milik Pemprov Jatim yang ada di Kabupaten Pasuruan, anak-anak dirawat dan dipenuhi seluruh kebutuhan dasarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, Suwito menyatakan bahwa hal itu sebagai  bentuk perhatian dari pemerintah agar mereka tidak sampai terlantar. Berikut pemenuhan kebutuhan dasar yakni pembiayaan pendidikan sampai lulus sekolah menengah atas. Meskipun memang, pengasuhan alternatif tersebut sifatnya tetap penawaran kepada keluarganya. Tergantung dari keputusan dan jawaban dari keluarga besar si anak yang bersangkutan. (Eka Maria)

 

 

  


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Muhammad Hidayat Terpilih sebagai Ketua PWI Pasuruan Raya Periode 2026-2029. Bupati Mas Rusdi : Selamat. Terus Jaga Marwah Jurnalis

Jurnalis dari media Memorandum, Muhammad Hidayat resmi terpilih sebagai Ketua Pe...

Article Image
Kabupaten Pasuruan Jadi Tuan Rumah Kejurnas Bhayangkara Sprint Rally 2026

Kabupaten Pasuruan menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bhayangkara...

Article Image
Penerimaan PAD Kabupaten Pasuruan dari Layanan Pengelolaan Sampah Tembus Rp 1 Milyar

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pelayanan pengelolaan sampah...

Article Image
Dongkrak Promosi Pariwisata Daerah. Pemkab Pasuruan Bekali Mediagram dan Influencer dengan Green Card

Banyak cara yang bisa dilakukan Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk mempromosika...

Article Image
Bunda Literasi Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Para Orang Tua Luangkan Waktu Bacakan Buku pada Anak

Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Pasuruan, Merita Rusd...